Kolektor Adira Dilaporkan Perampasan Mobil Nasabah

Hukum & Kriminal

21ilustrasimaling

MERANGIN – Bedasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL), LP/B-45/II/2016, Res Merangin, SPKT, kolektor Adira Merangin,  Selasa (23/3), resmi dilaporkan nasabah bernama Diego Richi warga Kelurahan Pasar Atas Kecamatan Bangko, atas dugaan penarikan paksa mobilnya oleh kolektor, sekitar hari Selasa (14/2) lalu dikawasan Bukit Tiung ketika hendak mengisi Minyak.

Meski mobil yang diambilnya sekitar dua tahun silam itu nunggak selama tiga bulan, tetapi dia berniat untuk melunasi tunggakan tersebut. Bahkan, sempat sudah ada kesepakatan dengan Adira, supaya jangan dieksekusi dulu mobilnya itu.

Namun apa yang terjadi, baru hitungan menit janji tersebut, kolektor Adira malah mengsekusi mobilnya ditengah jalan dengan cara kejar dan dipepet dari belakang.

” Saya, merasa dak senang dibuat demikian, masa iya, kita sudah buat kesepakatan bahwa saya minta tempo dua hari mereka juga memberi tempo. Baru hitungan menit mobil saya sudah tahan,” kata Diego kesal.

Makanya, kata Diego, dia melaporkan tindakan yang dieksekusi tersebut, kepenegak hukum. Menurutnya, sebelum mengeksekusi mobil nasabah yang nunggak mereka memberikan SP 1, SP 2, dan SP 3, tidak main todong aja.

” Mulai dari SP 1, SP 2, bahkan SP 3, tak diberikan, bahwa mobil saya ditarik, tau-tau mobil sudah dieksekusi. Selain itu supirnya, yang bawa mobil itu dipaksakan tandatangani surat kuasa penarikan,” tegas Diego Richi.

Dikatakannya, dalam hal ini dirinya pinta agar penegak hukum, menindak lanjuti laporan ini. Karena Adira dinilai perampas mobilnya, padahal, dirinya akan melunasi tunggakan itu.

” Semoga pihak Polres Merangin, mengusut tuntas cepat hal ini,” pungkasnya.

(nanang)

Author

Related Articles

Back to Top