Kok Bisa Ya, Pencuri Sungkai Kantongi Rekomendasi Bupati Merangin?

Utama
Sungkai
MERANGIN – Minggu sore (24/1) yang lalu, jajaran Polres Sarolangun, mengamankan tiga truk yang membawa Batu Sungkai dari Kabupaten Merangin. Tiga truk tersebut ditangkap di Mandiangin saat akan mengangkut batu fosil ini ke Pulau Jawa.
 
Kapolres mengatakan, ketiga truk tersebut ternyata mengantongi  surat rekomendasi dari Bupati Merangin, Al Haris.
 
Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Takat Himawan dan Sekda Merangin, Sibawaihi  kompak membantah soal kepemilikan surat rekomendasi tersebut. Berlindung dari aturan, kedua pejabat Merangin itu menyebutkan bahwa batu sungkai hanya boleh diperjualbelikan jika sudah diolah menjadi barang setengah jadi.
 
“Boleh dijual keluar tapi itu harus dalam bentuk barang setengah jadi. Kalau dalam bentuk bongkahan itu tidak diperbolehkan dan ilegal,” ujar Takat Himawan.
 
Sekda Merangin menerangkan, surat rekomendasi yang dipegang oleh para sopir truk adalah fiktif.
 
“Itu -surat rekomendasi-  bukan rekomendasi dari Bupati. Itu tidak benar, jika isinya mengatasnamakan Bupati, berarti rekomendasi tersebut fiktif,” ungkapnya.
 
“Bupati sendiri dengan tegas menyatakan bahwa batu sungkai tidak boleh dijual sebelum diolah menjadi barang setengah jadi. Rasanya tidak masuk akal kalau Bupati yang mengeluarkan rekomendasi tersebut,” jelasnya.
 
Lalu, darimana asal rekomendasi yang dipegang oleh para sopir truk?
 
“Kami akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. Ini harus diusut karena bisa merusak tatanan birokrasi, program pemerintah dan nama baik pemerintah,” pungkasnya.
 
Seputarmerangin: Maskur

Author

Related Articles

Back to Top