Khawatir Terkena Banjir Susulan, Siswa SDN 151 Diliburkan

Peristiwa
IMG00468-20160228-1433
MERANGIN – Pasca musibah banjir bandang yang menerjang Kecamatan Tabir Barat (25/2), siswa SDN 151 Desa Batang Kibul terpaksa diliburkan. Wali murid khawatir musibah banjir bandang kembali datang secara tiba-tiba.
 
Hal itu diutarakan oleh Kepala SDN 151, Kusaini. Menurutnya, kekhawatiran wali murid cukup beralasan. Sebab, untuk sampai disekolah, siswa harus berjalan sejauh 2 kilometer dari rumah.
 
“Ditahun 2016 ini, banjir sudah terjadi sebanyak tiga kali. Tanggal 4 Januari, 28 Januari dan terakhir tanggal 25 Februari kemarin. Wajar kalau wali murid khawatir,” ujar Kusaini.
 
“Kalau musim penghujan seperti ini, jalan yang dilewati siswa juga rawan longsor karena ada tebing tinggi di sisi jalan. Itu juga membuat warga khawatir. Apalagi ketika siswa harus melewati jembatan yang putus,” tambahnya.
 
Untuk mensiasati agar siswa tidak tertinggal mata pelajaran, Kusaini dan warga sepakat memindahkan lokasi belajar ke sebuah mushalla dan TK didekat pemukiman warga.
 
“Jumlah siswa kita ad 60 orang dari kelas I hingga VI. Sekarang belajarnya jadi berdesakan dan dipisah. Ada yang belajar di musala, ada juga di TK,” jelasnya.
 
Seputarmerangin: Zakhrowi

Author

Related Articles

Back to Top