Keperawanan PK Berakhir Dirumah Makan

Keperawanan PK Berakhir Dirumah Makan

Utama
Foto: Net

Foto: Net

BANGKO- Suguh malang nasib PK(16)Seorang Pelajar yang berada di Kabupaten Sarolangun ini,niat hati ingin menyaksikan pertadingan balap motor yang ada di Dusun Mudo,Kecamatan Bangko,malah sebaliknya,dirinya menjadi korban pencabulan yang di lakukan tak lain adalah pacarnya berinisial TH(19)yang juga warga Kecamatan Air Hitam,Kabupaten Sarolangun.

Kejadian berawal saat korban Pulang menyaksikan kejuaran balap sepeda motor di Dusun Mudo,tepatnya di taman buaya yang sering di sebut Arberetum rio alip.korban dan pelaku pulang dari lokasi balapan berboncengan menggunakan sepeda motor.

Namun sesampai di Desa Papit,Kecamatan Pamenang Barat pada pukul 20.00 Minggu(16/10)korban dan pelaku berhenti di rumah makan ACC dengan alasan untuk mengeringkan baju yang di guyur hujan selama perjalanan dari lokasi balapan berlangsung.

Usai berteduh di rumah makan ACC tersebur,pelaku lalu memesan kamar yang ada di rumah makan tersebut dengan tujuan untuk mengeringkan baju,selanjutnya korban di ajak pelaku masuk kedalam kamar dengan cara memaksa.

Sesampainya di dalam kamar,korban langsung di setubuhi pelaku dan terjadilah hubungan layaknya suami istri,usai kejadian tersebut,korban lalu di bawa pelaku pulang ke rumahnya.Tak terima di perlakukan tidak senonoh,korban melaporkan kejadin tersebut ke orang tuanya.

Usai mendapatkan cerita dari korban,orang tua korban langsung melaporkan kejadian ini kepolsek pamenang,dan tak berselang lama setelah mendapatkan laporan dari orang tua korban,pihak kepolisian Polsek Pamenang langsung mengamankan pelaku di kediamannnya.

Kapolre Merangin AKBP Munggaran melalui Kapolsek Pamenang IPTU Sampe Nababan di Komfirmasi awak media,membenarkan jika telah mengamankan pelaku pencabulan anak di bawah umur.

“kami mendapatkan laporan dari orang tua korban,jika anaknya telah di cabuli oleh pacarnya sendiri,dan berdasarkan dari laporan tersebutla kami amankan seorang pelaku”ungkap IPTU Sampe Nababan,Kemarin(19/10).

Nababan juga mengatakan jika untuk lokasi pencabulan berada di Rumah makan ACC Desa Papit,dimana waktu itu korban dan pelaku berheti dan memesan kamar dengan niat untuk menggeringkan baju yang basah di guyur hujan pulang dari nonton acara balapan.

“korban di paksa masuk kedalam kamar dan langsung di setubuhi pelaku,usai melakukan persetubuhan pelaku membawa korban pulang,akibat perbuatanya pelaku di jerat dengan undang – undang nomor 35 tahun 2014 tentang tindak pidana pencabulan anak di bawah umur dengan hukuman penjara selama 15 tahun”tutupnya.(agh)

Author

Related Articles

Back to Top