Keluarga Ahmad dan Zurmi Terpaksa Tinggal di Tenda Darurat

Peristiwa
IMG-20160225-00929   IMG-20160225-00934 IMG-20160225-00936
MERANGIN – Ahmad (56) dan  Zurmi (42) warga Dusun Lubuk Resam Desa Batang Kibul Kecamatan Tabir Barat terpaksa tinggal ditenda darurat. Pasalnya, rumah yang menjadi tempat mereka berteduh selama bertahun-tahun, hanyut tak berbekas diterjang banjir bandang.
 
 
Ahmad yang tinggal bersama istri dan enam orang anaknya itu kini tinggal ditenda yang disediakan oleh TRC BPBD Kabupaten Merangin. Begitu juga dengan Zurmi beserta istri dan dua orang anaknya.
 
 
“Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan sembako dan tenda untuk saya dan keluarga. Sangat besar harapan saya kepada pemerintah untuk membantu mendirikan kembali rumah bagi saya dan keluarga saya,” ujar Ahmad.
 
Hal senada juga diutarakan oleh Zurmi.
 
“Tidak ada lagi yang tersisa. Semua hanyut terbawa banjir. Saya berharap agar pemerintah membantu kami,” sebut Zurmi.
 
 
“Kami tidak menyangka akan ada banjir bandang sebesar ini. Semua terjadi dengan cepat. Air mulai naik sekitar jam 1 malam. Waktu itu kami sedang beristirahat. Kami tidak sempat menyelamatkan harta benda karena air datang dalam jumlah yang besar,” ungkapnya.
 
 
Seputarmerangin: Maskur
 

Author

Related Articles

Back to Top