Kelereng, Permainan Tradisional yang Mulai Dilupakan

Warta Desa

kelereng

KERAGAMAN- Kelereng merupakan salah satu mainan anak-anak yang paling populer khususnya bagi anak laki-laki. Kelereng di beberapa daerah disebut juga dengan nama gundu, neker, gotri, atau guli.

Kelereng adalah mainan yang murah meriah sehingga dapat dimainkan oleh berbagai kalangan. Ada beberapa jenis permainan kelereng. Pada umumnya bermain kelereng hanya membutuhkan keterampilan membidik dan menembak kelereng target.

Kelereng dapat dimainkan di dalam dan luar ruangan, serta membuat anak berkonsentrasi pada permainan selama berjam-jam.

Sebagian besar toko mainan menjual kelereng. Harganya cukup murah dibandingkan beberapa mainan kecil lainnya. Membelikan kelereng unik untuk menambah koleksi mainan anak saat Anda berbelanja tidak akan menguras kantong. Berikut beberapa variasi cara bermain permainan kelereng.

Anda hanya perlu membuat gambar lingkaran kecil di tanah. Semua anak menaruh sebutir kelereng di dalam lingkaran. Lalu semua anak berdiri kira-kira satu meter dari lingkaran, di belakang sebuah garis.

Bergantian, lemparkan sebutir kelereng lainnya ke arah lingkaran. Anak yang kelerengnya paling jauh dari lingkaran, boleh main lebih dulu.

Dia harus memakai kelereng yang ada di luar lingkaran sebagai “Penyerang” untuk memukul kelereng di dalam lingkaran keluar. Kalau berhasil melakukannya, maka ia boleh menyimpan setiap kelereng yang kena jentik.

Berikut cara menjentik kelereng saat bermain:

Pertemukan ibu jari dengan jari tengah, Sentilkan kedua jari tepat pada gundu. Kelereng “Penyerang” harus tetap tinggal di dalam lingkaran. Kalau tidak, maka anak yang memilikinya akan kehilangan kelereng tersebut. Pemenang adalah anak yang mengumpulkan kelereng atau gundu terbanyak.

Source By: Beritahati.com

Author

Related Articles

Back to Top