Kejari Masih Fokus Pada Dua Kasus Korupsi, Kerugian Negara Capai Rp  836 Juta

Hukum & Kriminal
835277_09500126032015_korupsi
MERANGIN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin hingga saat ini masih disibukkan dengan penanganan dua kasus korupsi. Diantaranya adalah kasus korupsi Program Bedah Rumah Samisake Kecamatan Pamenang Barat dengan kerugian negara Rp 436 juta dan korupsi pengadaan alat Technologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan kerugian negara Rp 400 juta.
 
Kejari Merangin, Sri Respatini melalui Kasi Pidsus Bagus Hanindio menyebutkan, penanganan kasus Bedrum Samisake Pamenang Barat sudah beberapa kali disidangkan di Pengadilan Negeri Jambi. Sementara kasus TIK masih dalam tahap penyidikan.
 
“Kedua Kasus ini sama-sama memiliki saksi yang banyak. Makanya, penanganan kasusnya berlangsung lama. Kasus samisake misalnya, hampir setiap minggu saya ke Jambi untuk mengikuti jalannya sidang. Tapi, kami tetap optimal dalam menjalankan tugas,” ujar Bagus.
 
Disinggung soal kasus lainnya, Bagus mengaku belum mendalami lebih lanjut.
 
“Ada sih beberapa dugaan kasus korupsi. Tapi, kami belum mendalaminya. Kami masih fokus dengan dua kasus ini. Nanti, setelah salah satu kasus selesai, baru kami akan menaikkan kasus lainnya. Maklum, kita masih memiliki sejumlah kendala. Khususnya jumlah personil,” terangnya.
 
Seputarmerangin: Maskur

Author

Related Articles

Back to Top