Kejari Bangko Tetapkan RS Sebagai Tersangka Kasus Retrebusi Kios Pasar

Hukum & Kriminal

Kejarii-1

BANGKO– Hampir selama Dua tahun, dari tahun 2014 Kasus Korupsi Dana retrebusi Sewa Kios Pemkab Merangin yang di kelola Dinas Perumahan dan Perkotaan Kabupaten Merangin bergulir, Hari ini Selasa (24/5) Kejaksaan Negeri Bagko Baru menetap tersangka Mantan Kepala UPTD Pasar RY.
Penetapan Tersangka RY,setelah pihak kejaksaan memeriksa beberapa saksi – saksi para pedagang yang meyewa kios pemkab Merangin dan retrebusinya tidak pernah di setorkan kepada negara oleh kepala UPTD Pasar.
Hal ini juga di perkuat dengan hasil audit BPKP dengan kerugian negra ratusan juta rupiah. Kepala kejaksaan negeri bangko Sri Respatini melalui Kasi Intel Emri membenarkan jika telah menetapkan tersangka Kasus Korupsi Dana Retrebusi sewa kios Pasar berini sial RY.
“karena bukti – bukti sudah di nyatakan cukup,makanya hari ini kami menetapkan satu tersangka dalam peyelewengan dana Retrebusi sewa kios pasar” ,ungak Emri, Selasa (24/5).
Emri juga mengatakan jika tesangka telah terbukti melakukan tidak pidana korupsi dengan tidak menyetorkan uang hasil retrebusi sewa kios pasar ke kas daerah.
“tersangka kita jerat dengan pasal 2, subsider pasal 3, lebih subsider pasal 8 undang – undang tidak pidana korupsi,” tutur Emri. Namun Emri belum bisa memastikan jika ada tersangka baru dalam peyelewengan dana retrebusi sewa kios pasar ini.
“untuk tersangka lainnya belum bisa kita pastikan,apakah tersangka RY bermain tunggal atau bekerja sama itu masih kita dalami,” tutup Emri.
Di tempat terpisah, ketua LSM getar Taufik mengatakan,jika penetapan tersangka Kasus Sewa Kios pasar ini belum la membuat dirinya bersma rekan – rekan untuk berhenti melakukan aksi unjuk rasa di halam kantor kejaksaan negeri bangko.
“meski sudah ada yang di tetapkan tersangka, kami akan terus berunjuk rasa sampai tuntutan kami benar – benar di penuhi,sebab untuk temuan BPK sampai hari ini belum ada realisasinya” ,ungkap Taufik, Selasa (24/5).
(agh)

Author

Related Articles

Back to Top