Kajari Bakal Usut Proyek Irigasi Lubuk Bumbun

Utama

Kasi Intel Kejari Merangin Emri

MERANGIN – Kurangnya kualitas dalam pembangunan irigasi kawasan persawahan yang berada di Desa Lubuk Bumbun kecamatan Margo Tabir, yang di kerjakan oleh CV. Wahidin dengan pagu anggaran Rp 100 juta, mulai di lirik oleh Kejaksaan Negeri Merangin.

Pasalnya, bangunan yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Merangin tahun 2015 tersebut belum sempat sebulan sudah hancur.Diliriknya, pembangunan irigasi, Desa Lubuk Bumbun, diungkapkan pihak Kejari Bangko. Bahkan, informasinya, pihak adiyaksa tersebut, akan mengusut tuntas pekerjaan tersebut dan berupaya untuk mendesak rekanan untuk segera memperbaiki bangunan irigasi yang ambruk pasca dibangun.

Hal ini di ungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari), Bangko melalui Kasi Intel Emri ketika di bincangi  melalui ponsel pribadinya.

“Kita belum dapat laporan itu, yang jelas kita akan tetap singkapi itu, dan kita minta rekanan segera memperbaiki bangunan tersebut” ungkapnya

Menurut Emri, pihaknya akan tetap mengusut pekerjaan tersebut, dari mana asal dananya, siapa pekerjanya dan berapa volume pekerjaannya, apakah sesuai atau tidak.

“Kita cari tau dulu, apa dasarnya, dari mana dananya, dan siapa rekanannya, jika rusak perbaiki dulu,” tegasnya.

Dikatan Emri, jika pekerjaan tersebut tidak memenuhi persyaratan, dan tidak segera memperbaikinya, maka pihak kejaksaan akan turun dan segera menuntaskannya dengan proses dan aturan yang ada.

“Jika itu tidak di indahkan, baru nanti proses hukum yang akan berjalan,” tuntasnya.

 

(Nanang)

Author

Related Articles

Back to Top