Kabarnya, Jalan yang Dicek BPK Itu Banyak Kecurangan

Utama
10pengaspalan

illustrasi

MERANGIN – Pasca tertabraknya Anto, Ketua Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Jambi oleh mobil Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Merangin memunculkan banyak  isu.

Kabarnya, proyek peningkatan jalan Simpang Lubuk Gaung sampai Simpang Pulau Layang  Kecamatan Batang Masumai yang sedang diperiksa BPK itu banyak kecurangan. Ada sejumlah item dalam proyek APBD Merangin tahun 2015 sebesar Rp 2,9 miliar itu tidak dikerjakan oleh PT Sinar Karya.

Diantaranya pekerjaan aspal overlay dan patcing terdapat kekurangan volume sepanjang 400 meter pada STA 4+240 – 9+320. Begitu pula pada pekerjaan box culvert pada  STA 1+150, drainase kiri-kanan pada STA 1+400 – 1600,  box culvert (kiri) pada STA 3+250, drainase portal sepanjang 100 meter pada STA 3+200 – 3+300 dan pekerjaan turap 0+350 sepanjang 15 meter.

Terkait isu tersebut, pelaksana proyek PT Sinar Karya, Muslim membantah dengan tegas.

“Jangan dikaitkan insiden itu dengan isu-isu yang tidak benar. Temuan itu kan cuma katanya. Kebenaran isu juga belum bisa dipastikan. Mana berani kami main curang. Satu meter pun kami tidak berani,” ujar Muslim.

“Saat pencairan proyek, Dinas PU turun langsung untuk melakukan pemeriksaan fisik proyek. Kalau ada kecurangan dan menjadi temuan, seluruh tim di Dinas PU bisa masuk penjara. Kami tidak mau main-main dalam pekerjaan proyek. Apalagi katanya ada kekurangan volume sampai 400 meter. Mana mungkin kami berani. Kalau ada yang tidak dikerjakan mungkin karena sudah di CCO,” tambahnya.

Seputarmerangin: DZA

Baca Juga: Mobil Dinas PU Merangin Tabrak Ketua Tim Pemeriksa BPK

 

Author

Related Articles

Back to Top