Jembatan Rusak, Petani Tak Bisa Keluarkan Hasil Padinya

Utama
nilaunew
MERANGIN- Program swasembada pangang terus digalakan oleh pemerintah pusat, namun ternyata tidak untuk di Merangin. Salah satunya seperti yang terjadi di Desa Sungai Nilau Kecamatan Sungai Manau Kabupaten Merangin, Jambi. Ratusan hektar sawah yang tidak lama lagi akan panen dipastikan terhambat untuk mengeluarkan hasil panennya.
Hal ini disebabkan Jembatan gantung yang menjadi akses utama di desa tersebut menuju lahan pertanian nyaris roboh. Seperti dikatakan Fitri salah satu warga yang hampir tiap hari membantu orang tuanya ke sawah.
“Ya, saya hampir setiap hari melintasi jembatan itu. Dulu jembatan itu bisa dilalui dengan kendaraan roda dua, namun saat ini berjalan kaki saja kita takut karena lantai papan dijembatan itu juga sudah lapuk,” terang Fitri.
Hal senada juga diungkapkan Ibrohim, dia mengatakan bila pemerintah desa sudah berulang kali meminta bantuan dari pemerintah namun hasilnya masih nihil.
“Kami harus bagaimana? Segala usaha sudah kami upayakan, dari Pemerintahan yang sebelumnya sampai Pemerintahan yang saat ini, baik dari bentuk lisan sampai proposal sudah kami upayakan dan tidak ada hasilnya. Apa harus menunggu jatuh korban baru jembatan itu diperbaiki? Kata Ibrohim yang juga kaur umum didesa tersebut.
Sementara itu Kauri, Kades Sungai Nilau berharap ada perhatian dari Pemkab Merangin untuk meninjau langsung ke lokasi.
“kita sudah berusaha semaksimalnya, saat ini untuk perbaikan jembatan ini kita lakukan tambal sulam lantainya saja. Kami berharap pemerintah Merangin bisa meninjau langsung ke lokasi yang kami keluhkan ini,” pungkas Kauri.
YADI

Author

Related Articles

Back to Top