Inspektorat Kewalahan Periksa DD Pusat

Inspektorat Kewalahan Periksa DD Pusat

Pemerintahan

p_20161110_104041

SAROLANGUN – Inspektorat sarolangun mengaku kewalahan ,memeriksa pengunaan dana desa yang bersumber dari APBN.

Pasalnya dengan memiliki 15 orang auditor, harus memeriksa penggunaan DD Pusat yang tersebar di 149 desa,belum lagi batas waktu kerja hanya di berikan selama 15 hari kerja.

” kami kewalahan untuk turun memeriksa penggunaan DD Pusat,sebab sumber daya manusianya masih sangat kurang,dan belum sebanding dengan wilayah yang harus di kerjakan” jelas Emaliasari Inspektur inspektorat sarolangun.

Dan setiap Tim pemeriksa hanya empat orang,dan penugasan setiap kali turun,itu yang membuat pekerjaan menjadi kurang maksimal.

” setiap kali turun kami hanya empat orang dan itu ,juga harus bergantian turunya” ujarnya lagi.

Jumlah auditor yang ada belum sebanding dengan proporsi kerja,sehingga butuh penambahan auditor.

” saat ini kami baru memiliki 15 tenaga orang,dan ada 8 orang yang lulus namun belum ada suratnya” bebernya.

Sisi lainya minimnya anggaran menjadi masalah,ketika setiap kegiatan bentak melibatkan inspektorat.

” masalah dana juga menjadi kendala,sebab kami hampir di setiap pekerjaan kami di libatkan,dan makin untuk saat ini bekerja semampu kami dan yang jelas dengan dana yang ada kami bekerja” tegasnya.

Sementara untuk mensiasati pemeriksaan penggunaan DD pusat,akan di coba dengan metode sapling.

” guna mensiasati kita akan coba metode sapling,namun akan kami lakukan dengan cara yang lebih detail dan hasilnya akan bisa di sampaikan kepada desa lainya” pungkasnya.

Laporan : Abitias

Editor  : AGH

 

 

Author

Related Articles

Back to Top