Ini Dia Calon Pesaing Al Haris di Pilbup 2018

Politik, Utama

Pemilihan Bupati -Pilbup- Kabupaten Merangin baru akan berlangsung dua tahun enam bulan lagi. Akan tetapi, nama-nama yang didaulat akan menjadi calon pesaing kuat Bupati Merangin, Al Haris mulai bermunculan.

Bahkan, beberapa diantaranya sudah menyatakan diri siap untuk maju menjadi calon Bupati Merangin. Sementara, beberapa nama lainnya dirasakan hanya sebatas slentingan saja.

Saat ini, ada delapan nama yang mencuat dengan latar belakang yang berbeda. Namun, mayoritas diantaranya merupakan legislator yang duduk diparlemen. Ada pula yang berlatar belakang Pegawai Negeri Sipil -PNS- dan sudah tentu bupati pada periode sebelumnya. Lalu, dimanakah sikuda hitam dari latar belakang pengusaha?

  1. Nalim, SH, MM

Nalim

Nama yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Merangin. Ya, Nalim merupakan Bupati Merangin periode 2008 – 2013. Sebagai calon petahana pada Pilbup 2013, tak disangka-sangka, perolehan suara Nalim bersama pasangannya, H. Salam HD, SH.I kalah telak dari pasangan Al Haris, S.Sos, MH – Drs. HA Khafid Moein, MM yang akhirnya menjadi Bupati dan Wakil Bupati Merangin periode 2013-2018.

Akhir-akhir ini, nama Nalim kembali menjadi pembicaraan hangat dikalangan masyarakat. Sejumlah kalangan menyebutkan bahwa Nalim sudah menyatakan diri untuk kembali maju memperebutkan BH 1 FZ. Akankah ini menjadi misi balas dendam? Lalu, dimanakah Nalim kini berada?

 

  1. Syukur, SH

syukuralqodri

Tak berbeda dengan Nalim, Syukur yang juga maju pada Pilbup 2013 lalu dikabarkan akan kembali maju. Namun, kabar itu belum begitu santer beredar. Meski demikian, popularitas Syukur sebagai anggota DPD RI dan perolehan suara pada Pilbup 2013 lalu masih patut untuk diperhitungkan. Apalagi, Ia mengantongi lumbung suara dari kalangan muda atau pemilih pemula. Mungkin Syukur akan belajar pada kemenangan Zumi Zola?

 

 

  1. Handayani, SKM

handayani

Meski dua kali mengalami kekalahan pada Pilbup Merangin 2008 dan 2013 lalu, anggota DPR RI yang satu ini belum terdengar kabar akan kembali meramaikan suasana politik 2018 mendatang. Mungkin saja, munculnya nama Handayani sebagai salah satu calon pesaing hanya sekedar slentingan saja. Terlebih, popularitas Handayani akhir-akhir ini kian menurun. Tapi, prediksi hanya sekedar prediksi dan politik tetaplah politik.

 

 

 

  1. Salam HD, SHI

salam

Pasca kemenangan Zumi Zola pada Pilgub 9 Desember yang lalu, pamor anggota DPR Provinsi Jambi yang satu ini kian melejit. Salam disebut-sebut menjadi salah satu aktor dibalik layar yang memenangkan Zumi Zola. Ia pun kemudian menyatakan diri untuk kembali bertarung melawan Al Haris pada Pilbup 2018 mendatang. Belum jelas apakah Ia akan memposisikan diri sebagai calon bupati atau wakil. Namun, legislator yang aktif dimedia sosial ini memiliki kepercayaan diri yang besar untuk bisa merebut BH 1 FZ.

Hanya saja, dalam menjadi aktor kemenangan Zumi Zola, Salam tidak sendirian. Ada tokoh Merangin lain yang berada dibarisan yang sama. Dialah Nalim, Syukur dan Handayani. Lantas, seberapa besarkah kepercayaan diri salam?

 

  1. Zaidan Ismail, S.H

Ketua DPRD, Zaidan Ismail

Zaidan mencuat sebagai calon pesaing baru di Pilbup mendatang dari partai PDIP. Selain didukung oleh partai besar dengan basis yang mumpuni, Ketua DPRD Merangin ini merupakan putra tabir yang merupakan daerah pemilihan dengan mata pilih terbanyak.

Santer diberitakan, Zaidan akan berpasangan dengan Isnedi yang tak lain adalah wakil ketua DPRD Merangin dari partai Gerinda. Mungkinkah politisi garuda dan banteng moncong putih ini berkoalisi? Terlalu dini untuk membahasnya. Namun, jika itu benar-benar terjadi, maka perolehan suara Al Haris nantinya akan terancam. Sebab, kedua partai besar itu merupakan partai pengusung Al Haris pada Pilbup 2013 yang lalu. Terkecuali, jika Al Haris mampu meyakinkan untuk kembali berkoalisi. Kita tunggu saa bargaining politik dari Al Haris. Begitu juga dengan bargaining politik Nalim yang sama-sama putra tabir.

 

  1. Isnedi, M.Kom

Wakil DPRD Isnedi

Wakil Ketua DPRD Merangin yang satu ini terkenal sebagai legislator yang vokal menyuarakan kepentingan rakyat. Tak jarang, Isnedi acap kali bersinggungan dan bersitegang dengan executiv -Pemerintah Kabupaten-. Disebut-sebut, Isnedi merupakan satu-satunya kader Gerindera yang paling potensial untuk meramaikan Pilbup 2018 mendatang. Hanya saja, Gerindera terkesan tidak memasang target muluk untuk merebut BH 1 FZ. Cukup menempatkan kadernya sebagai wakil.

 

 

 

  1. H.A. Khafid Moein, MM

Khafied-Moen

Ini dia ‘si kuda hitam’ yang paling ditakuti oleh para calon bupati yang putra asli Merangin. Bukan tanpa sebab, Khafid merupakan figur yang sangat dihormati dikalangan etnis jawa. Jika saja etnis jawa di Kabupaten Merangin solid, bukan tidak mungkin Khafid dapat dengan mudah memenangkan Pilbup 2018 mendatang. Tapi, seberapa besarkah kekuatan finansial Khafid? Apa sudah siap berhenti dari karir PNS nya?

 

 

 

  1. Sibawaihi, SPd, ME

sibawaihi

Sempat gagal maju di Pilbup 2008, Bung Bawai -begitu sapaan akrabnya- yang kini menjabat sebagai Sekda Merangin memutuskan untuk mendukung AL Haris pada Pilbup 2013 lalu.

Kabar majunya Bung Bawai mungkin hanya sekedar slentingan saja. Akan tetapi, Outra itu masih menjadi ancaman serius bagi Al Haris. Sebab, mantan Kepala Dinas Pendidikan dan PGRI Merangin itu juga aktif di organisasi massa dan organisasi keagamaan. Dengan demikian, Ia memiliki simpul-simpul suara yang nantinya bisa menjadi mesin penggedor suara.

Masih adakah calon pesaing lain yang akan muncul? Kita tunggu perkembangan politik selanjutnya.

 

seputarmerangin: gin

Author

Related Articles

Back to Top