Teng!!!!,Terbukti Korupsi,Kades Mudo Dan Kontraktor Divonis 4 Tahun

MERANGIN-Setelah menjalani sidang berkali-kali di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Negeri Jambi terkait penyalah gunaan Dana Desa Tahun 2016,akhirnya Kades Mudo Syamlawi dan M.Yusuf selaku kontraktor pembangunan di Desa Mudo di vonis oleh Hakim Pengadilan Tipikor Jambi bersalah dan di jatuhi hukuman selama empat tahun dan uang penganti Rp 212 Juta atau subside dua tahun,denda Rp 51 Juta subside 3 bulan.

 

Usai menjalani sidang dan mendengarkan putusan yang di bacakan oleh Hakim Pengadilan Tipikor Jambi,kedua terdakwa menerima putusan yang di bacakan oleh hakim tampa melakukan upaya perlawanan yaitu banding.

 

Kedua terdakwa ini secara sah terbukti melanggar pasal 2 undang-undang tindak pidana korupsi nomor 20 tahun 2001,dimana setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya  diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dipidana dengan pidana penjara  minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun dan denda paling sedikit 200 juta rupiah  dan paling banyak 1 miliar rupiah.

 

Kajari Merangin Haryono,membenarkan jika terdakwa Kasus Dana Desa Mudo sudah di vonis oleh Hakim Pengadilan Tipikor dengan hukuman yang cukup berat.

 

“Vonis kedua terdakwa sama,yaitu empat tahun,uang pengganti Rp212 juta,denda Rp 51 juta subside 3 bulan,dan kedua terdakwa menerima putusan tersebut,”ungkap Haryono,Rabu(26/9).

 

Kasus Korupsi yang dilakukan Kades Mudo dan Kontraktor pelaksana di Proyek pembangunan di Desa Mudo bergulir setelah pihak Kejaksaan Negeri Merangin melihat ada kejanggalan dalam pengerjaan pembangunan di Desa Mudo.

 

Dimana Seharunya pengerjaan proyek di lakukan secara swakelola dan tidak boleh di pihak ketigakan,namun pada kenyataanya Kades Mudo melakukan hal yang merugikan Negara hingga ratusan juta.(ble)

 

Updated: 27 September 2018 — 12:06
© 2016-2018, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: