Seorang Jamaah Pengajian Dianiaya Didepan Masjid

MERANGIN – Entah apa penyebab pasti, Agus(45)warga Kelurahan Pematang Kandis terpaksa harus mendekam di sel Mapolres Merangin,pelaku di laporkan korbannya bernama Muhammad Akharom(44)warga Kecamatan Rimbo Bujang, Kecamatan Tebo karena telah menganiaya korban di depan mesjid.

Dari data yang di dapat pihak kepolisian,kejadian penganiayaan yang di lakukan Agus bermula saat korban datang ke mesjid Baiturrahman yang berada di belakang rina mini market,Senin lalu, Dimana saat itu korban bersama jamaah lain sedang berbincang-bincang di teras masjid.

Sedang asik berbincang-bincang,tiba-tiba dari tempat wudhu datang pelaku sambil mengucapkan salam dengan nada tinggi.Usai berjabat tangan korban dengan pelaku,selanjutnya pelaku mengajukan pertanyaan tentang agama kepada korban hingga korban binggung dengan pertanyaan-pertanyaan yang di ajukan oleh pelaku.

Karena seluruh pertanyaan pelaku tidak di jawab oleh korban karena bingung,pelaku marah dan langsung menganiaya korban di depan mesjid hingga mengalami memar dan mual serta pusing.Karena perbuatan pelaku sudah masuk pidana,akhirnta korban melaporkan pelaku ke Polres Merangin.

Tak beberapa lama usai membuat laporan,anggota Sat Reskrim Polres Merangin langsung mengamankan pelaku di kediamannya,usai di amankan pelaku langsung di bawa ke Polres Merangin untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Paur Humas Ipda Echo Sitorus,membenarkan jika anggota Sat reskrim mengamankan pelaku penganiayaan seorang jemaah.

“Untuk pelaku sudah di amankan di Polres Merangin,namun saat ini proses hukumnya masih berlanjut,”jelas Ipda Sitorus,Selasa(8/5).

Sitorus juga menjelaskan,sejauh ini dalam pemeriksaan,memang pelaku mengakui telah menganiaya korban,namun untuk kejiwaan pelaku belum kita tes,sebab pelaku sering bertele-tele saat di intrograsi.

“Pelaku ini akan kita tes kejiwaanya,apakah ada ganguan jiwa atau tidak,sebeb dari keterangan warga pelaku mengalami gangguan jiwa,namun semuanya butuh pengecekan dari ahlinya untuk menentukan pelaku mengalami gangguan jiwa atau tidak,”tutupnya.

Laporan   : Abimayu

Edt   : yy

Updated: 8 Mei 2018 — 21:26
© 2016-2018, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: