Diiming- imingi Uang 50 Ribu, Pelayan SMP Di Limun Cabuli Dua Siswi SD.

SAROLANGUN- Belum selesai persoalan siswi SMP di Kecamatan Pauh di bawa kabur oleh staf tnya. Kali ini kasus yang tidak mengenakan di dunia pendidikan di Kabupaten Sarolangun kembali terjadi.

Kali ini korbanya dua orang siswi sekolah dasar (SD) 41/VII desa Pulau Pandan,Kecamatan Limun sebut saja namanya Bunga dan Melati. Sementara pelakunya diduga bernama Amin seorang pelayan Smp 6 Desa Pulau Pandan Kecamatan Limun, yang tinggal diperumahan SMP tersebut.

Informasi yang didapatkan, kejadian ini terjadi pada Rabu (7/2) lalu dan baru dilaporkan ke Mapolres Sarolangun dua hari lalu. Menurut keterangan korban ia dicabuli oleh pelaku diruangan sekolah SMP 6. Saat kejadian sekitar pukul 15.30 Wib sore hari saat sekolah sepi.

Dua korban dipanggil lalu dimasukkan ke dalam lokal kemudian oleh pelaku pintu lokal dikunci.

“kami dipanggil mamang Amin. Kami dibawa ke lokal. Pertamo Bunga (korban red) Mamang Amin, dibukanyo celano bunga dan celano nyo,'”kata Melati dijumpai harian ini dikediamanya di pulau Pandan sore kemarin.

Masih kata Melati, setelah Bunga selesai di cabuli oleh pelaku. Kemudin dirinya dicabuli lagi dengan cara yang sama.

“Celano aku dibukaknyo jugo. Lalu aku dihimpitnya. Muko (wajah” aku tutup dan aku teriak,”Cerita korban Melati dengan polos dan teriakanya pun tidak didengar oleh warga karena suasana sepi.

Melati juga akui usai kejadian dirinya dan Bunga diberikan masing-masing uang Rp 50 ribu. Hal ini bertujuan agar korban tidak mengatakan kepada siapa-siapa.

“Awalnya ia bilang jangan bilang siapa-siapa. Setelah itu kami dikasih uang Rp 50 ribu,”tambahnya.

Terungkapnya, saat kejadian itu ternyata adik Bunga. Mengintip dari balik jendela melihat perbuatan pelaku kepad kakaknya. Kemudian hal itu diteruskanya ke orang tuanya dan kini menghebohkan warga Pulau Pandan Limun.

Kapolres Sarolangun Akbp Dadan Wira Laksana melalui Kasat Reskrim Akp George Alexander Pakke dikofirmasikan kemarin juga membenarkan ada laporan yang masuk ke Polres.

“ya kita dapat laporannya dua hari yang lalu. Saat ini kita sedang lakukan penyelidikan dan kita sudah datangi lokasi kejadian,”kata Kasat Reskrim.

Selain itu, Kasat juga menyebutkan kalau kasus ini adalah kasus pencabulan. Dan sudah dilakukan pemisuman dan pemeriksaan saksi-saksi.

“kita juga berkoordinasi dengan dinas perlindungan anak untuk melakukan memeriksa si anak ini, Dan untuk saat ini hanya dua korban yang kami terima laporan,”tambah Kasat.

Ditempat terpisah, paman korban Bunga, bernama Safrudin, meminta kasus ini segera diselesaikan dan meminta agar pelaku diproses secara hukum.

“kami minta agar pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum, dan berharap tidak ada lagi korban yang lain,”ujarnya.

Laporan : (ble)

Edt : yy

© 2016-2018, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: