Curi Motor Keluarganya, Sardi Dibekuk Polisi

MERANGIN-Aksi nekat Sardi(33)warga Kecamatan Pamenang mencuri sepeda motor milik saudaranya sendiri tak berjalan mulus, pelaku berhasil di bekuk aparat Kepolisian Polsek Pamenang setelah buron selama 13 hari.

Awal mula terjadinya pencurian yang di lakukan sardi terjadi pada Minggu(18/3), sekitar pukul 16.30. Dimana saat itu korban pulang dari bekerja dan bertemu dengan adiknya, selanjutnya adik korban mengatakan jika sepeda motor dan hendpone yg ada di dalam rumah sudah hilang.

Adik korban juga mengatakan jika sebelum hilangnya sepeda motor dan hendpone milik korban, adik korban melihat pelaku ada di dalam rumah, karena pelaku masih ada hubungan dengan korban, korbanpun tak merasa curiga.

Namun karena korban mendengar pernyataan dari adiknya, korbanpun bersama adiknya mencoba mencari pelaku,namun usaha pencarian pelakupun tak berhasil. Pada Kamis(22/3), korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pamenang.

Setelah menerima laporan dari korban dan melakukan penyelidikan,pada hari juma’t(30/3), sekitar pukul 02.30, tim Opsenal Polsek Pamenang mendapatkan informasi jika pelaku berada di Desa Pauh Menang, Kecamatan Pamenang.

Tak menunggu lama lagi, tim Opsenal Polsek Pamenang langsung bergerak menuju desa Pauh Menang untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku. pelaku berhasil di tangkap saat asik nongkrong di depan rumah warga bersama kendaraan yang di curi pelaku, usai menangkap pelaku, selanjutnya pelaku langsung di bawa ke Polsek Pamenang Bersama Barang bukti.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kapolsek Pamenang AKP Sampe Nababan, membenarkan jika ada penangkapan pelaku pencurian sepeda motor.

“Pelaku ini masih ada hubungan dengan korban, karena korban terlalu percaya dengan pelaku dan membiarkan rumahnya di tunggu pelaku, akhirnya pelaku memanfaatkan kebaikan pelaku dengan mencuri sepeda motor.korban,”jelas AKP Sampe Nababan, Jum’at(30/3).

Kapolsek juga menuturkan untuk saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Pamenang.

“Untuk pelaku akan kita jerat dengan pasal 363 kuhp jo pasal 367 kuhp dengan ancaman penjara di atas lima tahun,”tutupnya.

Lpaoran  : (ble)

Edt      : yy

Updated: 31 Maret 2018 — 00:12
© 2016-2017, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: