2018,Pelecehan Seksual Kalangan Pelajar Meningkat

JAMBI – Akibat Pergaulan bebas dan pengaruh Narkoba dikalangan pelajar sepanjang 2018 di Jambi layak di perhatikan, setidaknya sebanyak 406 laporan kekerasan terhadap perempuan dan anak P2TP2A masuk di Jambi.

Dari rincian data ini pelecehan seksual dikalangan pelajar meningkat se Provinsi jambi, hal ini membuat dinas pendidikan jambi berupaya meningkatkan sistem perubahan dalam pembelajaran kalangan pelajar SD, SMP dan SMA.

Menurut laporan masuk ditiap kantor P2TP2A Kabupaten/Kota Jambi di usia 0-5 tahun ada sebanyak 24 orang, usia 6-12 tahun 59 orang, usia 13-17 tahun 137 orang, usia 18-24 tahun 56 orang, usia 25-44 tahun 112 orang dan usia 45-59 tahun sebanyak 17 orang dan hasil ini tingkat SMA paling dominan korban pelecehan seksual meningkat korbannya mencapai 139 orang.

Selain SMA, diikuti urutan kedua korban pelecehan yakni kalangan siswi SD sebanyak 81 orang, ketiga SMP 70 orang diikuti balita 52 orang, tingkat perguruan tinggi  37 orang dan tidak bersekolah sebanyak 26 orang. Korban paling terbanyak perempuan mencapai 330 orang dan laki-laki sebanyak 76 orang kasus ini Kota Jambi paling terbanyak mencapai 116 orang.

” Kasus Paling meningkat itu Pelecehan seksual dan psikis,” kata seorang petugas di Kantor P2TP2A Jambi.

Terpisah Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Jambi H.Abdul Mukti sangat menyesalkan atas laporan data kasus kekerasan perempuan dan anak tingkat SMA paling meningkat di tiap kantor PSTP2A Se-Provinsi Jambi.

” Kasus ini laporan ini akan kita tindak lanjuti ke tiap sekolah SMA Se-Provinsi Jambi,” Jelasnya.(abi)

Updated: 2 Januari 2019 — 13:54
© 2016-2019, seputarmerangin.com SM IT Dept
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: