Himpitan Ekonomi Memaksa Masyarakat Adu Nasib Mencari Butiran Emas

Merangin,Dampak wabah virus corona atau Covid-19 berdampak pada banyak sektor kehidupan. Hal ini berpengaruh besar pada masyarakat kalangan bawah seperti masyarakat yang sehari-harinya bekerja serabutan, pedagang dan para petani.

Seperti halnya pedagang, ia harus mengalami penurunan omzet karena pembeli sangatlah jarang, sedangkan para petani semakin mengeluh sebab harga karet dan sawit yang tak bersahabat ditambah lagi pabrik yang terancam tutup akibat Covid-19 ini.

Gerakan di RumahAja demi mencegah penyebaran virus corona akhirnya menggerus kepada perekonomian masyarakat kalangan bawah. Dan terpaksa tetap mengadu nasib untuk mempertahankan kelangsungan hidup keluarganya. Betapa tidak, demi menghidupi keluarganya mereka acuhkan himbauan pemerintah setempat untuk tidak berkerumun dan agar tetap berdiam diri dirumah.

Pantauan media ini di lapangan terlihat jelas sebagian warga di wilayah Kabupaten Merangin tetap beraktivitas bahkan berbondong-bondong untuk mendulang emas tanpa ada sedikit keraguan demi sepercik harapan.

Zainal salah satu pendulang emas saat ditemui media ini mengatakan jika dirinya harus mendulang emas untuk mendapatkan uang dan memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

“Kalau kami berdiam diri dirumah terus yang kasih makan kami sekeluarga siapa pak? kami takut dengan Virus Corona tapi keadaan yang memaksa kami, kami cuma cari hidup, akibat wabah Virus ini membuat kami mati langkah dan dari pada kami mencuri lebih baik kami kerja seperti ini, kalau kami turuti himbauan pemerintah daerah setempat keluarga kami mau dikasih makan apa”ucap Zainal salah satu pendulang emas Jum’at (03/04/2020).

Hal senada diucapkan Miun, dia mengatakan jika mereka harus tetap bekerja demi menyambung hidup.

“Kami paham apa yang kami lakukan beresiko tapi kami lebih paham lagi kalau kami tak kerja maka keluarga kami akan kelaparan kalau kami tetap berdiam diri dirumah”pungkasnya.

(Bud)

Updated: 3 April 2020 — 23:42