H Al Haris Resmikan Sekretariat MUI

Pemerintahan

_IMG_000000_000000

MERANGIN-Bupati Merangin H Al Haris meresmikan Sekretariat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Merangin. Acara yang digelar pada Sabtu (18/6) itu, dirangkai dengan buka puasa bersama pengurus MUI kabupaten dan Provinsi Jambi.

 

Sekretariat MUI yang berada di kawasan Islamic Center tersebut, menurut bupati, akan dijadikan tempat aktivitas semua organisasi Islam, seperti Nahdatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan lainnya.

 

‘’Kita akan memberdayakan gedung ini sebagai tempat rapat, kegiatan-kegiatan MUI. Tempat ini nanti akan kita lengkapi dengan perpusatakaan, sehingga bisa jadi tempat tujuan wisata religius bagi masyarakat Merangin,’’ ujar Bupati.

 

Pada kesempatan itu, bupati mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Merangin untuk ikut serta menyukseskan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-46 tingkat Provinsi Jambi yang akan digelar di kawasan Islamic Center tersebut.

 

‘’Sebenarnya Merangin dapat giliran MTQ tingkat Provinsi Jambi pada 2022 nanti, namun karena kabupaten yang mendapatkan giliran pelaksanaan MTQ tahun ini disibukan Pilkada, maka Merangin siap jadi tuan rumah,’’ terang Bupati.

 

Pada pembukaan MTQ tanggal 12 Juli nanti lanjut bupati, akan diresmikan Tugu Al Quran yang berada di depan Masjid Baitul Makmur. Tugu itu melambangkan Negeri Merangin, negeri yang masyarakatnya taat dengan Agama Islam.

 

Kabupaten Merangin yang memiliki lebih dari 40 pesantren jelas bupati, sangat banyak terdapat warga yang Hafiz Quran, tak heran bila Merangin juga selalu disebut sebagai Negeri Seribu Quran.

 

Ketua MUI Provinsi Jambi H Hadri Hasan menambahkan, sekarang ini peradapat di tengah masyarakat kita telah banyak berubah, diantaranya banyak yang suka mencaci, memfitnah dan menghujat pemimpin.

 

‘’Padahal semua itu tidak diajarkan di agama kita. Untuk itu berhati-hatilah dengan semua perkataan kita. Begitu juga dengan aliran-aliran baru Islam yang akhir-akhir ini muncul semakin aneh dan bisa merusak keimanan kita,’’ ujar H Hadri Hasan.

 

Aliran-aliran Islam baru itu lanjut H Hadri Hasan, banyak yang sesat. Jika melihat ada cara ibadah yang aneh, segera beritahukan MUI atau Kemenag. H Hadri Hasan mengajak bentengi diri dengan Al Quran dan ilmu agama.

 

(agh)

Author

Related Articles

Back to Top