Gali Sumur 12 Meter, Warga Pamenang Jadi Korban

Merangin- Warga Desa Karang Birahi Kecamatan Pamenang mendadak heboh, sekitar pukul 12.30 WIB Selasa (15/10). Pasalnya seorang Ketua RT dan tiga warganya nyaris tewas saat menggali sumur sedalam 12 meter.

Informasi yang didapat, identitas para korban yakni, Ketua RT Roslandi (38), Hadat (18), Abas (25) dan Saepudin (50).

Kejadian ini bermula ketika, Abas dan Hadat yang merupakan kakak adik ini menggali sumur di kediaman Ibunya Rosma. Saat itu, Abas dan Hadat memasukkan mesin sedot air ke dalam sumur untuk mengurangi volume air.

Dirasa air sudah kering, mesin sedot air pun dinaikkan dan Hadat pun turun ke dalam sumur untuk membuang lumpur.
Namun baru saja sebentar membuang lumpur, tiba-tiba Hadat pun pingsan.

Hal ini pun membuat panik Abas, sehingga Abas pun berteriak meminta tolong kepada warga. Tak lama kemudian, tibalah Ketua RT Roslandi dan tetangganya yakni Saepudin di lokasi kejadian.

Roslandi dan Abas pun turun ke bawah untuk mengevakuasi Hadat. Setelah Hadat berhasil dievakuasi, tiba-tiba Abas dan Roslandi juga pingsan. Hingga akhirnya, Saepudin bersama warga lainnya pun langsung mengevakuasi Roslandi dan Abas. Namun, akhirnya Saepudin pun juga menjadi korban, setelah kekurangan Oksigen.

Keempat korban ini pun langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat, namun Roslandi dirujuk ke RSUD Bangko, karena Puskesmas kurang mampu untuk menanganinya.

Kapolres Merangin, AKBP M Lutfi, yang dikonfirmasi media ini membenarkan kejadian tersebut, dan mengatakan dari hasil penyelidikan sementara ditemukan kalau di dalam sumur kadar oksigennya kurang.

“Anggota sudah di lapangan, dan melakukan olah TKP,” ungkap Kapolres.(ble)

Updated: 15 Oktober 2019 — 20:45