Cetak dan Palsukan KTP Warga Merangin Dibekuk Polisi

Merangin-Syafrinur(40)warga kelurahan pematang kandis,Kecamatan Bangko,tak menyangka dirinya akan berurusan dengan aparat kepolisian,pelaku ditangkap setelah membuat 50 KTP Palsu dan di jual seharga Rp 10 Ribu kepada pemesannya.

Penangkapan pembuat Ktp palsu ini terungkap setelah salah seorang warga yang ingin mengurus akta kelahiran anaknya,karena tidak memiliki ktp salah seorang warga inipun mendatangi toko foto Copy milik Syafrudin berada.

Saat diminta pembuatan Ktp palsu oleh warga yang ingin memiliki ktp,pelakupun menyanggupi permintaan salah satu warga dengan imbalan Rp 10 ribu per ktp yang ingin di buat.Rupanya tak hanya ktp warga yang ingin mengurus Akta kelahiran saja yang dibuat pelaku,rupanya pelaku sudah membuat 60 ktp selama enam bulan,selain ktp ada juga Kartu Keluarga yang di palsukan pelaku dan imbalan membuat Kartu keluarga palsupun juga sama seharga Rp 10 ribu.

Namun pekerjaan membuat ktp Palsu tak selamanya lancar di lakukan pelaku, tim Opsnal Sat Reskrim Polres Merangin langsung mendatangi toko pelaku yang berada di Jalan Kesehatan,Kelurahan Pematang Kandis.

Saat penangkapan pelaku di toko foto Copy milik pelaku,ditemukan enam ktp dan satu kartu keluarga palsu,selanjutnya aparat kepolisian langsung menyita alat untuk membuat ktp palsu berupa seperangkat alat komputer,printer dan mesin laminating.

Untuk kepentingan penyidikan,pelaku bersama alat bukti langsung di gelandang ke Mapolres Merangin untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,dan saat di intrograsi aparat kepolisian pelaku mengakui jika dirinya hanya membuat ktp palsu jika dipesan pemesan yang datang ke tokonya.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sandi Mutaqqin,membenarkan jika dirinya telah mengamankan seorang pelaku pembuat ktp palsu.

“Untuk ktp sudah banyak dipalsukannya,ada sekitar 50 ktp selama enam bulan,selain itu ada juga KK palsu,rata-rata pemesanan ktp palsu ini untuk kepentingan pembelian sepeda motor dan kepengurusan lainya,”ungkap AKP Sandi,Kamis(11/1).

Sandi juga mengatakan,dalam pembuatan ktp palsu pelaku hanya sendirian mengerjakannya,dan caranyapun cukup sederhana dengan menscan ktp asli lalu diedit melalui komputer dan diprint menggunakan printer warna.

“untuk pelaku akan kita kenakan pasal 8 ayat 1 undang-undang nomor 3 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan,dengan kurungan penjara selama 10 tahun dan denda Rp 1 milyar,”tutupnya.

Laporan : jerry
Edt : YD

Updated: 11 Januari 2018 — 23:00
© 2016-2018, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: