Dua Jambret Tersungkur Di Terjang Peluru Polisi

Merangin-DP dan SP dua pelaku jambret asal Muratara sumatera selatan,terpaksa harus di larikan ke rumah sakit akibat kedua kaki pelaku di hadiahi timah panas polisi,tindakan tegas di lakukan polisi akibat dari perlawanan dua pelaku jambret yang melawan saat akan di tangkap polisi (21/9).

Dari data yang di dapatkan bahwa kedua pelaku jambret, sebelumnya melakukan aksi penjambretan di dua lokasi di kota bangko,Usai melakukan aksinya dua pelaku langsung melarikan diri dengan barang hasil jambretanya.

Polisi yang mendapatkan laporan korban,langsung bergerak cepat dan mendapati ciri ciri pelaku melintasi Polsek kota Bangko,petugas yang sudah memantau pergerakan pelaku langsung melakukan pengejaran.

Sesampainya di desa Simpang Limbur,polisi berusaha menghentikan pelarian dua pelaku ,namun ternyata dua pelaku mengetahui jika sudah di buntuti polisi.Pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis FU menghentikan kendaraanya dan berusaha melarikan diri.

Tak mau buruannya lepas,polisi memberikan tembakan peringatan namun pelaku malah mengacungkan pisau Carter dan berusaha melukai petugas,tindakan tegas dan terukur di berikan dan dua kaki para pelaku tertembus timah panas polisi.

“Dua pelaku ini merupakan pelaku penjambretan dan kita ambil tindakan tegas terukur,sebab membahayakan petugas yang menangkapnya.Dan target mereka adalah ibu ibu dan anak remaja ,dari tangan pelaku kita dapati hasil kejahatan mereka seperti tiga unit handphone,satu kalung emas ,dompet dan juga beragam ATM “ungkap Kapolres merangin AKBP M Lutfi,(21/9).

Sementara itu polres Merangin,masih terus mengembangkan kasus dua pelaku jambret,dengan berkordinasi dengan polres lainya.

“Kita masih kembangkan semoga saja bisa mengungkap fakta lainnya,dan dua pelaku kita jerat dengan pasal 365 dengan ancaman Pindana 7 tahun penjara”ujarnya singkat.(ble)

Updated: 21 September 2019 — 14:26