Dua Depot Air Terindikasi Tercemar Bakteri

Kesehatan

images

SAROLANGUN-Peringatan bagi warga masyarakat sarolangun, yang selama ini mengkonsumsi air isi ulang pasalnya dari jumlah 114 depot air yang tersebar di kabupaten sarolangun, dari jumlah tersebut ada dua depot isi ulang yang tidak lolos uji laboratorium.

” dari jumlah 114 dan baru kita ambil samplenya, sebanyak 52 depot isi ulang dan terdapat dua depot isi ulang yang saat di uji laboratorium terdapat bakteri ecoli, itu artinya tidak layak konsumsi,” jelas kadis kesehatan sarolangun H Adnan.

Sementara sisa depot isi ulang yang belum di uji, masih terus di lakukan pengambilan sample dengan menggunakan alat uji alat uji uang di beli oleh dinas kesehatan dan tingkat akurasinya juga cukup baik.

 

” kita punya alat uji H2s dan tingkat akurasi juga baik, hanya menunggu 2X24 jam hasilnya sudah bisa di ketahui dari perubahan warna air sample yang di ambil,” tambahnya.

 

Penyebaran depot air isi ulang, banyak yang membandel untuk di ambil samplenya, seperti di kecamatan Pauh, padahal uji sample air sangat penting sebab air yang di jual di komsumsi masyarakat.

” di wilayah Pauh paling sulit untuk di ambil samplenya, padahal air yang di jual wajib layak konsumsi, dan jika tidak mau di ambil bisa saja kita rekomendasikan untuk di tutup usaha depotnya,” tegasnya.

Dan di kecamatan Limun juga banyak depot isi ulang, yang belum layak  konsumsi dan para pengusaha depot air untuk bisa koperatif.

” di kecamatan limun juga banyak depot yang masih kita pantau dan kita bina agar air yang di jual tidak menimbulkan penyakit,” ujarnya lagi.

Jika masih membandel dan tidak mau mengikuti aturan, maka pihaknya akan bekerjasama dengan sat pol PP untuk bisa menutup ijin depot tersebut.

 

(dian)

Author

Related Articles

Back to Top