Disarolangun Zakat Tertinggi Rp 37.500

Utama

images(1)

SAROLANGUN, – Kantor Kementrian agama (Kemenag) Kabupaten Sarolangun, sudah menetapkan besaran zakat fitrah 1437 H tahun 2016. Hasil kesepakatan, ditetapkan untuk standar zakat fitrah tertinggi Rp 37.500 dan zakat terendah Rp 22.000.

 

Kepala Kemenag Sarolangun, H M Hafis mengatakan, penetapan standar zakat fitrah untuk Kabupaten Sarolangun dilakukan setelah memperhatikan harga beras di pasaran. Mulai dari harga beras tertinggi hingga terendah di Pasar Sarolangun.

 

Selain itu juga mengacu pada daftar isian harga rata-rata beberapa harga bahan pokok pangan di Sarolangun, dari Dinas Koperindag pada Juni 2016 lalu.

 

“Penetapan Zakat fitrah adalah hasil survey harga bahan pokok di pasar kota Sarolangun dan berdasar daftar isian harga rata-rata beberapa harga bahan pokok pangan di Sarolangun dari Dinas Koperindag,” kata Hafiz, Rabu (22/6).

 

Dijelaskannya, bahwa besaran zakat fitrah yang wajib dibayarkan umat muslim sebesar 2,5 kilogram, atau dapat diuangkan sesuai harga beras yang dimakan sehari hari. Sebagai pedoman harga beras berdasarkan hasil pengecekan harga Kemenag Sarolangun di pasar Sarolangun.

 

Beras kualitas tertinggi peras Pandan Wangi dan beras Solok harga Rp 37.500 untuk 2,5 kg. Beras kualitas tinggi, beras Anggur dan beras BJ sejenisnya Rp 31.500 untuk 2,5 kg. Sementara untuk kualitas menengah ada beras Belido, Naruto, King, Rambutan, Topi Koki, KS beras Kerinci, Raja, dan sejenisnya Rp 25.000 untuk 2,5 kg beras. Sedangkan untuk beras kualitas rendah, beras Lele dan MT sejenisnya Rp 22.000 untuk 2,5 kg.

 

“Zakat fitrah bisa dibayarkan dalam bentuk beras dengan kualitas minimal sama yang dimakan sehari-hari atau uang dengan besaran yang ditetapkan sesuai harga beras berlaku dipasaran,” ujarnya.

 

Dia berharap masyarakat yang ingin membayar zakat dapat disalurkan melalui amil zakat fitrah yang ada ditempat masing-masing. Dengan harapan nantinya, semua yang berhak menerima (Asnaf) tidak ada yang tidak menerima zakat fitrah.

 

“Pembayaran zakat fitrah diharapkan agar dilakukan melalui Badan Amil Zakat (BAZ) yang telah dibentuk dilingkungan masing-masing. Dan diharapakan satu hari sebelum Idhul Fitri sudah selesai dibagikan kepada Mustahiq agar lebih besar manfaatnya,” pungkasnya.

 

(dar)

Author

Related Articles

Back to Top