Dikepung Banjir dan Longsor, WALHI Salahkan Pemerintah

Utama
 1_Logo_Walhi
MERANGIN – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Provinsi Jambi mengkritisi musibah banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Merangin. Organisasi yang fokus terhadap lingkungan hidup itu menilai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin  harus bertanggungjawab.
 
Direktur Eksekutif WALHI Jambi, Musri Nauli menganggap ada kelalaian dari pemerinta yang membiarkan terjadinya aksi pengrusakan alam.
 
“Jelas ada kelalaian dan pembiaran oleh pemerintah. Di Lembah Masurai dan Siau, banjir terjadi akibat perambahan hutan secara besar-besaran.  Dampaknya, daerah penyangga air hilang dan terjadilah banjir bandang,” ujar pria yang juga berprofesi sebagai advokat itu.
 
“Hal serupa juga terjadi pada kawasan Desa Pangkalan Jambu dan Tabir Barat. Disana terjadi pengrusakan lingkungan akibat dari aktivitas PETI. Sementara, kawasan Pamenang dan Tabir Ilir itu hanya terkena dampaknya saja. Begitu juga dengan daerah-daerah yang berada dibantaran Sungai Batanghari,” singkatnya.
 
 
Seputarmerangin: Zintir

Author

Related Articles

Back to Top