Di Duga,Lapas Sarolangun Sarang Pungli

Di Duga,Lapas Sarolangun Sarang Pungli

Utama
Gambar: Net

Gambar: Net

Sarolangun- Lapas kelas III B sarolangun di duga menjadi sarang pungli,dan banyak masyarakat yang memiliki keluarga tengah menghuni lapas,dan saat membesuk harus mengeluarkan biaya tidak resmi ( pungli) kepada oknum petugas lapas.

Bahkan bukan hanya di pintu portir saja keluarga harus mengeluarkan uang sebesar Rp 5000,bahkan pada saat tahanan masuk ke kamar juga di mintak uang kamar sebesar Rp 5000.

” saya besuk pada hari besuk,dan masuk pintu portir harus membayar kepada petugas sebesar Rp 5000,” jelas Sr salah satu keluarga yang usai besuk pada harian ini.

Bukan hanya di pintu portir saja,namun bagi tahanan yang usai di besuk juga wajib setor kepada oknum sipir untuk uang kunci.

” ada uang kunci yang wajib untuk  petugas ,jika tidak bisa di persulit saat besuk” keluhnya.

Selain itu biaya parkir kendaraan juga di minta per kendaraan Rp 5000,namun untuk parkir tidak begitu di permasalahkan.

,” kalau parkir kita masih toleransi,tapi kalau di dalam  masih dimintai, itu yang masih tidak masuk akal buat kami” kesalnya.

Sementara itu salah satu mantan napi lapas kelas III B sarolangun,sebut saja M juga mengaku untuk mengurus pembebasan bersyarat ( PB) dan juga cuti bersayarat ( CB) juga di mintak oleh oknum lapas.

” sudah jadi rahasia umum kalau lapas itu ada pungli,jangankan hak kami sebagai napi seperti CB,PB saja di mintai untuk pengurusan,apalagi pungli itu sudah jadi pengetahuan umumlah” jelas M.

Terpisah  Junaidi Rikson melalui M Burki Kplp lapas kelas III B sarolangun,menolak keras tuduhan pungli,namun di akuinya jika ada warga yang besuk di luar jam besuk sering memberi uang rokok.

” dari dulu kami di sorot pungli,dan itu orang yang tidak suka saja,tapi kita akui kalau ada keluarga napi yang mau besuk tapi bukan waktu besuk,dan sering kasih rokok kepada petugas” tandasnya.( dar)

Author

Related Articles

Back to Top