Di duga Tiga Pekerja PETI tertimpa Pohon,Dua Tewas

MERANGIN-Lagi-lagi aktifitas Penambangan Emas Tampa Izin memakan korban,kali ini kejadian tewasnya dua pekerja peti dan satu mengalami luka berat terjadi di wilayah Desa Durian Rambun,Kecamatan Muara Siau,Sabtu(22/3),sekitar pukul 18.30 WIB.

Dari informasi yang di peroleh media ini,kejadian tewasnya dua pekerja PETI dan satu mengalami luka berat bermula dari salah satu korban berinisial ZF(59),seorang ASN di lingkup Kabupaten Merangin sekaligus pemilik tanah lokasi PETI.
Korban ZF datang ke lokasi dengan niat akan mengecek lokasi batas tanah yang di garap oleh Exavator utuk PETI,namun saat tiba di lokasi,cuaca hujan deras dan angin kencang.
Saat hujan deras,korban bersama SY(27),ZI(37) yang seluruhnya warga Desa Guguk,Kecamatan Renah Pembarap berteduh di tenda istrirahat yang ada di lokasi PETI,namun tak berselang lama,sebuah pohon besar roboh dan menimpa tenda yang di tempati ketiga korban.
Usai kejadian,korban ZF dan SY langsung meninggal di lokasi kejadian,sedangkan ZI mengalami luka yang cukup parah dibagian kepala,melihat kejadian tersebut para pekerja lainya langsung mengevakuasi korban serta membawa korban ke rumah duka.
Kapolsek Sungai Manau Iptu Karto di komfirmasi,membenarkan jika memang ada warganya yang meninggal dunia,namun apakah akibat aktifitras PETI atau tidak dirinya belum bisa memastikan.
“Ada tiga korban,dua meninggal dan satu kritis,lokasi kejadian buka wilayah Kecamatan Sungai Manau,lokasi sudah masuk wilayah Muara Siau,coba komfirmasi Kapolsek Siua,”ucap Iptu Karto.
Terpisah Kapolsek Muara Siau Iptu Echo Sitorus,di komfirmasi,mengatakan jika dirinya memang mendapatkan informasi,namun dirinya belum bisa memastikan apakah masuk wilayahnya atau tidak.
“Saya belum ke lokasi,lokasinya sangat jauh ditambah hujan deras,berkemungkinan besok saya akan ke lokasi,apakah betul itu wilayah saya atau tidak,saya akan datangi dulu lokasinya,”tutupnya.

Laporan ( ble )

Updated: 22 Maret 2020 — 21:43