Devisit Anggaran,SD kelelawar tak jadi Di Bangun

Devisit Anggaran,SD kelelawar tak jadi Di Bangun

Pendidikan

snapshot-26

BANGKO-Sungguh malang nasib Siswa – siswa Sekolah dasar negeri 2 Merangin yang berada di Kelurahan Pasar atas Bangko,Bangunan sekolah yang sehari – hari di gunakan untuk para siswa – siswa ini belajar, masih depenuhi ribuan kelelawar yang hinggap di atas Dek ruang kelas SD tersebut.

Pada tahun 2015,Pemerintah Kabupaten Merangin pernah menjanjikan jika sekolah tersebut akan di lakukan perehapan,namun setelah sekian lama,pengrehaban bangunan sekolahpun urung di lakukan.

Setelah berkali – kali di beritakan awak media dan di kunjungi anggota DPRD Kabupaten Merangin,Pihak Dinas Pendidikan Kembali menjanjikan jika Bangunan SDN 2 akan di bangun pada tahun ini dan akan di buat lantai dua.

Namun lagi – lagi pihak Dinas pendidikan mengingkari janjinya untuk membangun gendung yang kini sudah mulai hancur di penuhi kotoran kelelawar dengan alasan Devisit anggaran.

Sekretaris Dinas Pendidikan M Zubir di komfirmasi awak median tentang pembangunan SDN 2,mengatakan jika pembangunan di tunda tahun depan dengan alasan devisit.

“memang betul pembangunan gedung SDN 2 Merangin tidak jadi di bangun,sebab Dinas Pendidikan ikut terkena dampak devisit,dan berkemungkinan tahun depan akan kita anggarkan lagi”ungkap Zubir,Kmearin(19/10).

Terpisah kepala sekolah SDN 2 Merangin Ibnu Hajar Di Komfirmasi Koran ini, mengatakan jika dirinya pernah di beritahu jika pembangunan gedung sekolahnya akan segera di bangun,namun hingga kini belum juga ada para pemborong yang mendatangi sekolah kami.

“kemarin kami pernah di beritahu jika sekolah kami akan di bangun,namun keyataanya tidak kunjung di bangun,kini kami hanya bisa menunggu dan berharap,untuk upaya sudah segala cara kami lakukan”ungkap Ibnu Hajar.Kemarin(19/10).

Selanjutnya Ibnu hajar juga mengatakan jika dirnya menakutkan akibat bangunan sekolah tersebut tak kunjung di perbaiki,banyak siswa – siswanya yang terserang penyakit asma akibat kotoran kelelawar.

“siswa sudah resah belajar bersama ribuan kelelawar,dan sudah mengeluh sesak nafas akibat kotoran yang di timbulkan hewan kelelawar tersebut”tutupnya.(agh)

 

Author

Related Articles

Back to Top