Dandrem Dan Wakapolda Jambi Tinjau Lokasi Korban Tewas Tambang

Dandrem Dan Wakapolda Jambi Tinjau Lokasi Korban Tewas Tambang

Utama

img-20161027-wa0025

BANGKO-Memasuki hari kelima proses pencarian korban tewas tertimbun di lubang tambang jarum,upaya pencarian belum membuahkan hasil,bahkan di hari kelima ini,Dandrem O42 Gapu dan Kolonel Inf Refrizal dan Wakapolda Jambi Kombes Nugroho Aji menyempatkan untuk menijau lokasi kejadian,Kamis(27/10).

Sekitar Pukul 12.30 Romobongan Danrem 042 Gaupu dan Wakapolda Jambi langsung bergerak menuju lokasi kejadian,sesampai di desa simpang parit,rombongan menyempatkan untuk meninjau posko korban tambang,usai meninjau posko,perjalanan di lanjutkan menggunakan perahu tempek menuju lokasi kejadian.

Sesampai di lokasi,Danrem Dan Wakapolda serta Unsur Muspida Kabupaten Merangin langsung melihat prose evakuasi korban,namun dalam evakuasi,tim gabungan dan di bantu masyarakat masih mengalami kesulitan untuk menguras air yang berada di dalam lubang di karenakan minimnya peralatan dan di tambah dengan buruknya cuaca yang ada di lokasi kejadian.

Di lokasi kejadianpun Rombonganpun tak berlangsung lama,hanya sekitar setengah jam di lokasi,rombongan langsung bertolak kembali ke Desa Simpang parit.

Danrem 042 Gapu Kolonel Inf Refrizal di komfirmasi awak media terkait musibah yang menelan sebelas korban, mengatakana jika dirinya sangat prihatin dengan kejadian ini dan akan berupanya semaksimal mungkin untuk bisa membatu tim gabungan untuk mengevakuasi korban.

“saya sudah perintahkan dandim agar bisa membatu semaksimal mungkin untuk mengevakuasi,dan mengerahkan seluruh peralatan yang di miliki oleh Kodim 0420 Sarko,”Ungkap Refrizal,Kamis(27/10).

Selain itu Danrem juga mengatakan jika faktor hujan yang mengguyur lokasi juga menghambat proses evakuasi dan di tambah lagi minimnya alat penyedot air sehingga air yang berada di dalam lubang tak berkurang.

“cuaca di sini sering di guyur hujan,dan debit air sungai batang merangin selalu naik,intinya kita akan selalu suport tenaga dan peralatan yang kita punya,”tutupnya(agh)

Author

Related Articles

Back to Top