Dandim Sarko Dampingi Bupati Merangin Pimpin Penyemprotan Disinfektan

MERANGIN – Upaya memutus mata rantai atau mencegah pandemi virus corona atau Covid-19 serius dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin.

Bupati Merangin, Al Haris bersama Forkopimda melakukan penyemprotan desinfektan yang sasarannya fasiltas umum dan pelayanan publik di kota Bangko.

Pantauan di lokasi, Al Haris bersama Dandim 0420 Sarko, Ketua DPRD Merangin, Kapolres dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan penyemprotan desinfektan di Pasar Baru Bangko.

Menggunakan sprayer, Al Haris berserta rombongan melakukan penyemprotan hingga ke pasar basah yang menjual ikan, ayam dan daging.

Selain pasar, tim lainnya juga melakukan penyemprotan desinfektan di Pasar Bawah dan fasilitas umum yang banyak dikunjungi warga untuk berurusan seperti kantor Dukcapil, Perizinan dan Samsat serta terminal

Al Haris mengatakan, Pemkab Merangin menyiapkan anggaran Rp 1 M untuk pencegahan penyebaran virus corona di Merangin.

Anggaran tersebut digunakan untuk membeli kebutuhan yang berkaiatan untuk pencegahan dan penanganan Covid-19.

“Memang kita baru bisa anggarkan segitu, paling tidak itu bisa digunakan untuk pembelian APD (Alat pelindung diri), desinfektan atau alat untuk pencegahan penyebaran virus corona,” kata Al Haris.

“Hari ini kita lakukan penyemprotan desinfektan dititik-titik yang penting banyak dikunjungi masyarakat. Seperti di pasar, karena pasar ini tidak hanya dikunjungi warga kita, tapi juga ada warga luar Merangin yang membeli hasil pertanian kita,” sebut Al Haris.

Al Haris melanjutkan, pemerintah berupaya menjamin kenyamanan warga dan meminta warga juga ikut membantu pemerintah untuk menjegah penularan virus corona.

“Kita menjamin warga seamannya, karena Merangin inikan lintasan antar provinsi yang banyak dilintasi warga dari luar, maka Pemkab perlu melakukan pencegahan,” sebut Al Haris.

“Warga juga mari ikuti anjuran pemerintah dan tidak keluar rumah bila tidak terlalu penting, atau tidak sering berkumpul membuat kelompok keramaian,” tambah Al Haris lagi.

Al Haris mengharapkan tidak ada kasus corona di Merangin. “Karena satu saja kejadian itu mudah penularannya, makanya kita lakukan berbagai upaya agar tidak ada yang kena,” tuturnya lagi.

Sementara itu Dandim Letkol Tomi menyampaiakan jumlah peserta penyemprotan desinfektan ada 80 orang gabungan dari berbagai instansi, diturunkan yang sasarannya lokasi fasilitas umum atau tempat yang banyak dikunjungi warga.

“Tim gabungan semuanya ada 80 orang yang bekerja tiga hari kedepan. Itu kita lakukan penyemprotan tempat-tempat umum, kita selain anggota TNI, juga dibantu Polri dan Pemkab Merangin,” sebut Dandim 0420 Sarko, Letkol Inf Tomi Rodya

Laporan (bud)

Updated: 26 Maret 2020 — 12:53