Kategori: Sastra

KANCIL

Cerpen Yanto Bulle 2 Ini tahun kedua aku kembali menabur bunga di pusara bisu ,yang selalu memberiku nuansa damai jika tengah berada di kesunyiannya,Tapi entah berapa kali aku harus menyeka air mataku,Setiap kali aku mengingat,betapa besar kasih saying pada satat keduanya membesarkanku dengan semua kesederahaan mereka. Tergiang jelas betapa kerasnya ,Aku selalu di ajarkan tentang […]

MEMO

Cerpen Yanto Bule Langkah tegap lelaki setengah tua itu menghentak lantai kantor ,Pagi itu kantor milik rakyat yang setiap lima tahunya di perbutkan kurisnya belum begitu ramai,Dengan tampilan yang rapi dan menyandang map warna merah,lelai tua begitu percaya diri bahkan tanpa sadar sepatu lusuh yang di pakai terlihat beberapa lubang menganganga. Sepanjang lorong lelaki tua […]

BYAN

Cerpen Yanto Bule Rembulan itu bagai mengintip rindunya Byan selama ini,bukan hanya dinginnya angin malam yang kemarau ,Namun banyak cerita yang lahir dari perjalanann panjang yang di bawa oleh Tere selama ini,Jejak itu juga masih terlihat jelas di pelupuk mata keduanya,bukan hanya soal menu makanan di setiap kota yang di singgahi,namun juga lokasi wisatan yang […]

Festival Sastra Bengkulu Hadirkan Para Penulis Nasional

JAKARTA Untuk kedua kalinya Festival Sastra Bengkulu (FSB) digelar. FSB 2019 akan digelar pada 13-15 September 2019 di Bengkulu. Jika pada FSB 2018 lebih fokus dengan menghadirkan para penyair dalam dan luar negeri, kali ini festival meluaskan peserta dengan menghadirkan para penulis dan sastrawan nasional dan luar mancanegara, seperti penyair, penulis cerpen, novelis, dan esais. […]

Negeri Cebong Kampret

Tiba tiba negeriku yang gemah ripah loh jinawi berubah marah jutaan cebong kampret menjajah dan merusak peradaban Di sudut gang,jalan,kolong jembatan,pasar dan perkantoran berisi wajah wajah cebong kampret. Licinya cebong,Tajamnya moncong kamprte kompak menyebunyikan kedamaian,Setiap hari kusaksikan wajah wajah cebong kampret berseliweran di televisi,Mengumbar aurat tanpa sekat,Slogan slogan merubah jati diri,medsos jadi ajang caci maki,Para […]

PELACUR-PELACUR POLITIK”

“PELACUR-PELACUR POLITIK”                          Oleh:Elliyas Zulkifli Ketika nurani di kemas dengan idealisme Seketika juga di hadapkan dengan rayuan-rayuan Seperti perjaka lunglai kemolekan sang perawan Pelacur mulai menjajakan diri dengan murahnya Di trotoar…di simpang jalan…di sudut kota…bahkan di sudut nurani Seperti cerita tentang ketidakadilan mereka membangun […]

DKM Kecam Keras, Kegiatan Sastra Tidak di Lombakan di Merangin Exspo

Merangin-Bentuk diskriminasi terhadap sastra yang di anggap tidak penting terbukti sudah,padahal karya sastra yang di hasilkan sastrawan merangin Asro Almurthawy dengan judul cerpen Pangeran Sigalumat,menjadi bahan ajar bagi pelajaran SD dan MI di akui sebagai kakayaan intelektual dan di apresiasi dirjen pendidikan. Tapi berbeda dengan di kabupaten merangin,semua bentuk karya seni seperti lagu,tari,lukis dan menari […]