Buron Tiga Tahun, DPO Korupsi Sumut Ditangkap di Merangin

Hukum & Kriminal

835277_09500126032015_korupsi

MERANGIN- Muhammad Pangihutan Hasibuan (62) tak dapat berkutik, ketika diamankan Sat Reskrim Polres Merangin ditempat persembunyiannya di Desa Jelatang Kecamatan Pamenang, sekitar pukul 17.00WIB Rabu kemarin (24/2).

Informasi yang didapat, Muhammad Pangihutan Hasibuan merupakan DPO Polda Sumatera Utara (Sumut) karena terlibat kasus korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 973 juta di Kabupaten Padang Lawas Sumatera Utara pada 2010 lalu.

Dimana pada saat itu, pelaku (Muhammad Pangihutan Hasibuan) menjabat sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dalam proses pengadaan mobil Truck Sampah sebanyak tiga unit dan satu unit bus di Kabupaten Padang Lawas. Namun dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dalam pengadaan tersebut ditemukan kerugian sebesar Rp 973 juta. Sehingga kasusnya dilanjutkan ke penegak hukum.

Pada tahun 2012, Polda Sumut menetapkan pelaku sebagai tersangka, namun sebelum disidang pelaku berhasil melarikan diri. Dan berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Merangin di Desa Jelatang Kecamatan Pamenang Rabu kemarin.

Pelaku saat dikonfirmasi mengatakan, kalau selama pelariannya di Desa Jelatang ia berprofesi sebagai penyadap karet, dan tinggal didalam kebun karet.

“Saya selama kabur, saya kerja nyadap karet, di kebun yang saya beli dulu,” ungkap pelaku.

Bahkan pelaku mengatakan, kalau ia pernah bertugas di Merangin pada tahun 1993 hingga 1998, kemudian juga pernah bertugas di Provinsi Jambi hingga tahun 2004.

“Dari tahun 2004 itulah saya pindah ke Padang Lawas, terakhir saya menjabat sebagai Sekretaris BPKAD disana (Padang Lawas),” ujarnya.

Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kartayuga melalui Kasat Reskrim AKP Ike Yulianto yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Dan mengatakan, penangkapan tersebut berkat informasi dari Polda Sumut yang menyebutkan kalau pelaku berada di wilayah Merangin.

“Jadi tadi siang (kemarin), Polda Sumut memberikan informasi ke kami, kalau salah satu DPO nya berada di Desa Jelatang, informasi itu langsung kami kembangkan, dengan mendatangi Desa Jelatang,” ungkap Ike Yulianto.

Setelah melakukan penyelidikan, ternyata informasi tersebut memang benar adanya, sehingga pihaknya langsung mengamankan pelaku.

“Awalnya pelaku ini sempat menolak, tetapi setelah kami tunjukkan bukti, barulah dia mau kami amankan ke Polres,” katanya.

Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan, proses pemindahan pelaku ke Polda Jambi. Dan nantinya Polda Jambi  yang akan melakukan kordinasi dengan Polda Sumut.

“Nanti kami kirim ke Polda Jambi dulu, agar Polda Jambi yang akan berkordinasi dengan Polda Sumut,” pungkasnya.

(Nanang)

Author

Related Articles

Back to Top