Bupati ‘Usap’ 300 Kepala Anak Yatim Piatu

Bupati ‘Usap’ 300 Kepala Anak Yatim Piatu

Pemerintahan

Bangko-Bupati Merangin H Al Haris ‘mengusap’ kepala sebanyak 300 anak yatim piatu dari tiga kecamatan,  Tabir, Margo Tabir  dan Tabir Lintas.  Acara menyantuni anak-anak yatim piatu yang dipusatkan di Lapangan Bola Desa Sido Rukun Kampung 1 Margo Tabir  itu, sudah menjadi agenda tahunan tiga kecamatan tersebut.

Acara yang selalu berlangsung meriah setiap tanggal 10 Muharram itu, lokasinya selalu digilir di tiga kecamatan. ‘’Alhamdulillah pada 10 Muharram 1438 H ini, acara mengusap kepala anak yatim piatu ini kembali digelar. Siapa lagi yang perduli dengan anak yatim, kalau bukan kita semua,’’ujar Bupati.

Digelarnya acara tersebut lanjut bupati, akan membuat semua lapisan masyarakat menyadari atas diberinya umur panjang dan rezeki yang cukup dari Allah SWT. Rezeki yang cukup itu, sebagian merupakan haknya para anak yatim piatu.

‘’Kita harus berbagi antar sesama. Anak yatim dan anak yatim piatu merupakan tanggungjawab kita semua kaum Muslimat. Saya sangat bangga dengan seluruh masyarakat di tiga kecamatan ini, yang  telah rutin menggelar acara santunan setiap tahunnya,’’terang Bupati.

Tiga kecamatan itu tegas bupati, akan menjadi contoh dari warga di kecamatan lainnya di Kabupaten Merangin untuk menggelar acara serupa setiap tahunnya. Untuk itu bupati mengajak seluruh masyarakat Merangin di setiap kecamatannya menggelar acara serupa.

Menariknya pada acara itu, tidak hanya anak yatim yang didudukan berderet saat kepalanya diusap bupati dan rombongan, tapi juga ditemani ibunya. Tidak sedikit pula bayi-bayi yang tidak lagi memiliki ayah terebut, yang menangis digendongan ibunya.

Lebih dari itu, setiap undangan yang hadir saat mengusap kepala anak yatim, sempat meneteskan airmata, tidak terkecuali bupati Merangin. Rasa iba terhadap anak-anak tersebut, tiba-tiba saja muncul saat mengusap kepalanya.

Pada cara itu tidak hanya bupati yang memberikan santunan, tapi juga beberapa pejabat yang hadir turut mengusap dan memberikan santunan kepada anak-anak piatu dari tiga kecamatan tersebut. Bupati sangat bangga, karena dengan keterbatasan ekonomi anak-anak itu tetap sekolah semua. (agh)

 

Author

Related Articles

Back to Top