Bupati Santuni 11 Keluarga Korban PETI

Bupati Santuni 11 Keluarga Korban PETI

Pemerintahan

bupati-merangin-h-al-haris-memberi-santunan-kepada-keluarga-korban-peti-lubang-jarum

BANGKO-Disela-sela evakuasi terhadap 11 orang korban PETI ‘Lubang Jarum’ di Desa Simpang Parit Kecamatan Renah Pembarab pada hari ke-5 (28/10), Bupati Merangin H Al Haris memberi santunan kepada para keluarga korban.

Saat memberikan santunan itu, bupati mengucapkan turut berduka cita atas musibah yang dialami para keluarga korban. Namun demikian bupati minta, para keluarga korban jangan larut dalam kesedihan terus berkepanjangan.

‘’Saya sangat prihatin kepada mereka (para korban PETI), sebab mereka melakukan pekerjaan seperti itu karena faktor himpitan ekonomi. Semoga keluarga tetap tabah,’’ujar Bupati dengan mata berkaca-kaca.

Diharapkan bupati, musibah tersebut menjadi pembelajaran yang sangat berarti bagi seluruh masyarakat Merangin, khususnya para pelaku PETI di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Merangin.

Pemerintah bersama Polri, TNI dan Basarnas lanjut bupati, terus berupaya keras bisa  mengeluarkan jazat korban dari ‘Lubang Jarum’ yang dalam dan berbelok-belok dipenuhi air tersebut.

Bupati juga  mengajak keluarga korban dan seluruh masyarakat Merangin untuk bersama-sama berdoa, agar evakuasi jazat korban bisa secepatnya berhasil. Berdoa agar kondisi cuaca tetap terang.

Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Merangin dalam sepekan terakhir lanjut bupati, cukup menjadi kendala dalam proses evekuasi, sebab ‘Lubang Jarum’  yang airnya sempat menyusut disedot 13 mesin pompa, kini kembali dipenuhi air.

‘’Kita terus berusaha mencari jazat korban, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), pelaksanaan evakuasi berlangsung selama tujuh hari. Jika selama tujuh  hari itu tidak juga berhasil, akan ditambah tiga hari lagi,’’jelas Bupati.

Mudah-mudahan harup bupati lagi, atas doa kita semua jazat korban dapat secepatnya ditemukan. Diakui bupati, posisi jazat korban yang terpencar diberbagai cabang ‘Lubang Jarum’ di bawah sungai yang airnya deras tidak mudah.

Untuk itu berbagai upaya terus dilakukan dengan menyedot air di seluruh ‘Lubang-lubang Jarum’ di sekitar lubang 11 orang tertimbun tersebut.‘’Saya tidak ingin warga saya tertimbun disana, makanya kami sekuat tenaga berupaya mengeluarkan jazat korban dari ‘Lubang Jarum’.’’tegas Bupati.

 

Laporan : Teguh

Editor     : agh

 

Author

Related Articles

Back to Top