Bupati Pimpin Jalannya Evakuasi Korban Peti

Bupati Pimpin Jalannya Evakuasi Korban Peti

Peristiwa

04-bupati-merangin-h-al-haris-menyampaikan-stragegi-yang-akan-dipakai-untuk-evakuasi

BANGKO-Bupati Merangin H Al Haris memimpin jalannya evakuasi, terhadap 11 orang korban jiwa pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) ‘Lubang Jarum’ di Desa Simpang Parit Kecamatan Renah Pembarap.

Pada Rabu pagi (26/10) sekitar pukul 08.05 Wib itu, bupati didampingi Kapolres AKBP Munggaran dan Dandim 0420/Sarko Letkol Inf I Nyoman Yudhana DP, menuju Tempat Terjadi Perkara (TKP).

‘’Saya bersama tim akan berupaya semaksimal mungkin, bisa mengeluarkan jazat 11 orang korban PETI ‘Lubang Jarum’ itu, dari kedalaman sekitar 80 meter di bawah aliran Sungai Batang Merangin,’’ujar Bupati.

Setelah menempuh sekitar dua jam perjalanan dengan mobil, bupati dan rombongan yang terdiri dari tim Basarnas, TNI, Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Merangin dan peralatannya, melanjutkan perjalanan jalur sungai.

Menggunakan belasan perahu tempek, bupati dan rombongan kemudian menelusuri aliran Sungai Batang Merangin di Desa Simpang Parit, menuju TKP PETI ‘Lubang Jarum’ sekitar dua jam perjalanan.

Begitu sampai di TKP, bupati langsung mengarahkan semua tim untuk evakuasi. Lebih dari 10 mesin penyedot air dikerahkan, untuk menguras lubang dimana 11 orang pelaku PETI itu tertimbun.

Namun setelah lebih dari sembilan jam lubang itu disedot, air tak juga kunjung kering. Diduga lubang PETI itu telah bocor dari air aliran sungai. ‘’Mari kita bacakan tahlil dan doa,’’ajak Bupati di bibir lubang PETI.

Doa tersebut ditujukan kepada, Tami (45), Yungtuk (30), Si’am (28), Hamzah (55), Jurnal (21), Catur (24) dan Guntur(34), Warga Sunai Nilau  Kecamatan Sungai Manau. Selain itu, Cito (25) dan Zulfikar (25) warga Perentak Kecamatan Pangkan Jambu serta  Dian Arman (53) dan Erwin (44) warga Desa Air Batu Kecamatan Renah Pembarap.

Sekitar pukul 19.03 Wib bupati bersama rombongan akhirnya pulang. Sejumlah perahu rombongan bupati tanpa penerangan tersebut, terus mengalir menerobas kegelapan malam menuju Desa Simpang Parit dimana mobil-mobil diparkirkan.

Laporan : Teguh

Editor     : agh

 

Author

Related Articles

Back to Top