Bupati, Muara Kibul KLB Rabies

Bupati, Muara Kibul KLB Rabies

Utama

bupati-merangin-h-al-haris-kunjungi-desa-muara-kibul-yang-terwabah-rabies

Bangko-Desa Muara Kibul Kecamatan Tabir Barat dinyatakan Bupati Merangin H Al Haris, Kejadian Luar Biasa (KLB) Penyakit Rabies. Ini setelah bupati bersama Kadis Kesehatan dr H Solahudin dan Kadis Peternakan Markoni melakukan pantauan.

Saat turun langsung ke desa tersebut pada Jumat (15/10), bupati tidak hanya mengamati kondisi warga desa terhadap gejala penyakit rabies, tapi juga mengunjungi keluarga korban meninggal dunia akibat rabies.

‘’Jadi di desa ini (Muara Kibul) tidak hanya warga yang digigit anjing rabies, tapi juga ternak-ternak mereka. Sudah lebih dari 50 ekor ternak warga, digigit anjing rabies yang jumlahnya lebih dari 50 ekor berkeliaran di desa ini,’’ujar Bupati.

Selain satu anak atas nama Silvy (5) meninggal akibat digigit anjing rabies lanjut bupati, masih ada beberapa anak, seperti Eza (6) dan Aldi (11) juga sudah digigit anjing rabies yang terus berkeliaran.

Atas kejadian itu, bupati langsung memerintahkan Kadis Kesehatan untuk cepat menyuntikan vaksin kepada anak-anak yang telah digigit anjing rabies tersebut, sehingga virus rabies yang bersarang pada anak tidak berkembang.

Bupati juga minta seluruh warga Desa Muara Kibul diberi vaksin rabies, guna mencegahan dini terhadap serangan penyakit yang mematikan tersebut. Untuk pemberian vaksi itu, bupati melibatkan Puskesmas setempat dan Posyandu.

Bagaimana dengan anjing rabiesnya? Bupati juga telah mengintruksikan Kadis Peternakan Merangin, untuk segera memberi vaksin kepada anjing-anjing yang masih menjadi hewan peliharaan warga.

Sedangkan anjing-anjir liar, warga mengusulkan ke bupati agar dimusnahkan saja. Bahkan warga minta ke bupati untuk melibatkan Ferbakin. ‘’Kami ingin desa kami bebas dari rabies Pak Bupati,’’ujar Umar warga setempat.

Keinginan warga tersebut mendapat apresiasi dari bupati, sebab Al Haris juga punya target Desa Muara Kibul dalam waktu dekat, harus bebas dari Rabies yang saat ini sudah sangat meresahkan warga.(agh)

 

 

Author

Related Articles

Back to Top