BPBD Sibuk Pantau Lokasi Rawan Banjir dan Longsor

Utama
 banjir jugo...
MERANGIN – Dua hari terakhir, intensitas hujan di Kabupaten Merangin cukup tinggi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sibuk memantau lokasi rawan banjir dan longsor.
 
Kepala BPBD Merangin, Ibrahim menyebutkan ada enam wilayah rawan banjir yang terus mendapatkan pengawasan.
 
“Dulu hanya ada empat lokasi yang rawan banjir. Yakni wilayah Sungai Manau-Pangkalan Jambu, Tabir Barat- Tabir Ulu, Tabir Ilir-Tabir Timur dan Pamenang.  Sekarang, jumlahnya bertambah jadi enam termasuk Siau-Jangkat dan Pamenang Selatan,” ujar Ibrahim.
 
Kada Dia, masuknya wilayah Siau-Jangkat dan Pamenang selatan itu dikarenakan adanya kerusakan alam dan penggundulan hutan di hulu sungai.
 
“Diwilayah Siau-Jangkat itu karena adanya penggundulan hutan. Sementara di Pamenang Selatan lebih karena aktivitas PETI,” terangnya.
 
“Kalau untuk lokasi rawan longsor itu masih berada di tiga daerah. Yakni wilayah Sungai Manau- Pangkalan Jambu, Tabir Barat – Tabir Ulu dan Siau-Jangkat,” tambah Ibrahin.
 
 
Seputarmerangin: Maskur

Author

Related Articles

Back to Top