BKMT Gelar Lomba Penyelenggaraan Jenazah

Pemerintahan

images(9)

BANGKO-Penyelenggaraan jenazah sangat penting dipelajari dan dipahami. Apalagi saat ini tidak banyak orang yang tahu bagaimana cara mengurus jenazah, mulai dari memandikan, menyolatkan sampai menguburkan.

 

Hal tersebut dikatakan Bupati Merangin H Al Haris melalui Asisten II Setda Merangin Fajarman, pada acara lomba penyelenggaraan jenazah yang digelar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Merangin, Sabtu (14/5).

 

Pada cara yang dirangkai dengan lomba Marsk BKMT di Aula Utama Kantor Bupati Merangin itu, Asistem II Setda Merangin sangat memuji kejelian BKMT Merangin dalam menyikapi kehidupan beragama dan bermasyarakat.

 

‘’Bayangkan kalau semua orang di sebuah RT tidak tahu bagaimana cara penyelenggaraan jenazah, tentu akan bingung bila ada salah seorang warganya yang meninggal dunia,’’ terang Fajarman.

Ketua BKMT Merangin Hj Hesti Haris mengungkapkan, lomba tersebut bertujuan untuk  mengajak masyarakat, terutama kaum hawa agar belajar. Melalui lomba itu akan semakin memacu semua peserta, untuk belajar menjadi yang terbaik.

 

‘’Sengaja saya gelar lomba ini setelah mengamati kondisi saat ini, bahwa disetiap desa sangat sedikit sekali kaum ibu-ibu yang menguasai penyelengaraan jenazah. Padahal penyelenggaraan jenazah ini adalah pardu kipayah,’’ ujar Hj Hesti Haris.

 

Ini artinya lanjut wanita peraih segudang prestasi tersebut, lomba penyelenggaraan jenazah sangat penting, oleh karena itu BKMT juga menghimbau agar lomba ini dilaksanakan mulai dari tingkat RT dan dusun.

 

Tujuannya sambung Hj Hesti Haris, agar semakin banyak orang di dusun dan di RT yang memahami dan tahu bagaimana cara mengurus jenazah, mulai dari memandikan sampai menguburkan, serta pelaksanaan Yasinan-nya.

 

‘’Jika disetiap dusun dan RT ada 20 orang saja yang belajar terkait hal ini, bearti diMerangin akan ada puluhan ribu orang yang paham penyelenggaraan jenazah, sehingga tidak kesulitan jika ada warga yang meninggal dunia,’’ terangnya.

 

Begitu juga lanjut wanita pecinta bunga ini, dengan lomba Marsk BKMT. Para ibu-ibu anggota BKMT disemua tingkatan, mulai dari desa sampai tingkat kabupaten jadi menghafalnya.

 

Dampaknya para ibu-ibu itu, jadi memahami marsk BKMT dengan lirik yang penuh makna, yang mengimbas ke ajakan dan motivasi bagi kaum Muslim untuk lebih lagi meningkatkan ibadahnya.

 

 

(teguh/humas)

Author

Related Articles

Back to Top