Balita di Merangin Meninggal Karena DBD

Peristiwa
korbandbd
MERANGIN – Korban meninggal akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Merangin kembali bertambah. Kali ini, korbannya adalah warga Kelurahan Pematang Kandis yang masih berusia satu tahun.  Korban meninggal di RSD Kolonel Abundjani Bangko pada tanggal 21 Januari lalu.
 
Artinya, sejak bulan Desember tahun 2015 lalu, korban meninggal akibat DBD bertambah menjadi empat orang. Sementara, pada bulan Januari 2016 saja tercatat ada 52 kasus DBD.
 
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Merangin, Solahudin membenarkan kabar tersebut. Namun, Ia enggan untuk mengungkapkan identitas korban.
 
“Kami turut merasa prihatin. Sejauh ini kami sudah berupaya semaksimal mungkin dan upaya-upaya pencegahan pun sudah kami lakukan,” ujarnya.
 
“Masalah DBD ini sebenarnya bukanlah menjadi taggungjawab Dinas Kesehatan sepenuhnya. Tetapi menjadi tanggungjawab bersama. Maka dari itu, saya mengingatkan agar seluruh lapisan masyarakat menjaga kebersihan dengan melaksanakan 3 M secara rutin. Yakni menguras, menutup dan mengubur benda-benda yang bisa menjadi tempat berkembang biak jentik-jentik nyamuk,” jelas Solahudin.
 
Dikatakan, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, melakukan fogging serta membagikan obat pembasmi jentik nyamuk.
 
“Sekali lagi, kami merasa turut prihatin. Untuk mencegah bertambahnya korban jiwa, marilah kita sama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya.
 
Seputarmerangin: Zakhrowi

Author

Related Articles

Back to Top