Aniaya Warga, Kakak dan Adik Ipar Diamankan

Hukum & Kriminal

penganiayaan

MERANGIN– Sat Reskrim Polres Merangin terpaksa mengamankan MR dan PT warga Lorong Kampar Bangko. Dua pelaku yang masih satu keluarga ini diamankan lantaran, melakukan penganiayaan terhadap NV, pada 31 Desember lalu.

Informasi yang berhasil dirangkum, penganiayaan tersebut dilakukan lantaran persaingan bisnis antara dua pelaku dan keluarga korban. Karena tak terima, akhirnya NV yang merupakan warga Desa Pinang Merah dianiaya oleh dua pelaku saat malam tahun baru di jembatan layang bangko.

Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kartayuga melalui Kasat Reskrim AKP Ike Yulianto Wicaksono yang dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan dua pelaku tersebut. Dan mengatakan kalau pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Betul, kami mengamankan dua pelaku penganiayaan yang masih satu keluarga, inisialnya MR dan PT, dan saat ini para pelaku masih dalam proses penyelidikan” ungkap Ike Yulianto.

Dikatakannya, selain memeriksa dua pelaku, pihaknya juga telah memeriksa korban (NV) dan para saksi lainnya.

“Kalau korbannya sudah kami periksa, menurut pengakuan dari korban, ia mengalami penganiayaan, dengan cara dicakar dan dipukul pada bagian perut saat 31 Desember lalu, di Jembatan Layang Bangko,” katanya.

Terakhir, Ike Yulianto mengungkapkan kalau dua pelaku akan dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

“Kita jerat dengan pasal 351 KUHP, dengan ancaman hukumannya diatas lima tahun penjara,” pungkasnya.

(Nanang)

Author

Related Articles

Back to Top