Angka Kematian Ibu Melahirkan dan Gizi Buruk Tinggi, Khafid: Itu Tanda Kami Bekerja

Kesehatan
 

gizi buruk

illustrasi

MERANGIN – Ditahun 2015 lalu, Kabupaten Merangin kembali mendapatkan rapor merah dibidang kesehatan. Merangin berada diurutan teratas pada daftar angka kematian ibu melahirkan dan gizi buruk se Provinsi Jambi.
 
Wakil Bupati Merangin, Khafid Moein menilai, tingginya angka kematian ibu melahirkan dan gizi buruk bukanlah sebuah prestasi yang memalukan. Menurutnya, hal tersebut justru menunjukkan bahwa pemerintah bekerja untuk melakukan pendataan.
 
“Saya berpikir positif saja. Itu tandanya kami bekerja. Kalau kabupaten lain juga turun kelapangan seperti yang kita lakukan, saya yakin hasilnya juga tidak jauh berbeda,” ujar Khafid.
 
Menurutnya, dengan ditemukannya angka kematian ibu melahirkan dan gizi buruk yang tinggi, pemerintah dapat mengambil tindakan dan langkah-langkah tegas untuk melakukan penanganan.
 
“Datanya sudah kita pegang, penderitanya sudah kita ketahui, dengan demikian kita dapat melakukan tindakan. Penderita gizi buruk bisa kita perbaiki gizinya dengan memberikan asupan gizi yang sesuai. Sementara untuk kasus kematian ibu melahirkan, kita dapat melakukan upaya pencegahan dengan melakukan sosialisasi dan tindakan pencegahan lainnya. Kalau kita tidak megang datanya, terus apa yang dapat kita lakukan?,” beber Khafid.
 
 
Seputarmerangin: DZA

Author

Related Articles

Back to Top