Air Mulai Surut,Besok Evakuasi Korban Dilakukan

Air Mulai Surut,Besok Evakuasi Korban Dilakukan

Utama


img-20161101-wa0013

BANGKO-Setelah sepuluh hari lamanya proses evakuasi 11 korban tambang emas ilegal yang tertimbun di dalam lubang tambang, di Desa Simpang Parit,Kecamatan Renah Pembarab,kini sudah menemui titik terang.

Setelah Alat berat di kerahkan untuk melakukan proses penimbunan lubang dan penutupan rembesan air,serta memindahkan aliran sungai batang merangin,air yang berada di dalam lubang sudah mulai surut secara draktis.

Tim evakuasi memperkirakan jika hingga esok pagi air sudah tidak lagi menggenangi lubang tambang,maka tim evakuasi akan mencoba memasuki lubang dan mengevakuasi ke sebelan korban.

Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kartayuga di komfirmasi awak media,membenarkan jika proses evakuasi hari ini sudah mulai menemukan titik terang.

“hari ini alat berat sudah bekerja, dan hasilnya,air yang di dalam lubang sudah berkurang secara draktis,di perkirakan jika tidak ada halangan, besok pagi tim sudah bisa masuk kedalam lubang untuk proses evakuasi,”ungkap AKBP Munggaran,Selasa(01/10).

Kapolres juga mengatakan,jika nantinya jenazah sudah bisa di evakuasi,jenazah langsung di bawa ke rumah sakit umum untuk di lakukan identifikasi.

“nanti kalau memang berhasil mengevakuasi korban,maka jenazah langsung di bawa kerumah sakit,sebab kita belum bisa memastikan korban – korban ini siapa dan keluarganya siapa,maka untuk mestikannya kita harus melakukan otopsi dulu,dan jika salah satu keluarganya yang bisa membuktikan jika korban adalah keluaraganya, ya silahkan di bawa untuk di makamkan,”tutupnya.(agh)

Author

Related Articles

Back to Top