Agus Roni Pastikan Mustakim Dipecat Dari Kader Partai Nasdem Jika Terbukti Laggar Kode Etik Partai

Agus Roni Pastikan Mustakim Dipecat Dari Kader Partai Nasdem Jika Terbukti Laggar Kode Etik Partai

Politik

BANGKO – Banyaknya, laporan penipuan, dan penggelapan, yang masuk ke Dewan Pimpinan Wilayah(DPW), Provinsi Jambi Partai Nasional Demokrat (Nasdem), atas kelakuan kadernya, yang saat ini menjabat sebagai DPRD Merangin yakni Mustakim, membuat DPW Partai Agus Roni meradang.

Agus memastikan memproses anggota DPRD Merangin itu melalui makamah partai. Jika tersimpul yang jelas ada pelanggaran, dan merusak Anggaran Dasar Rumah Tangga (ADRT) Partai, pihaknya tidak memberi ampun bagi kader Partai tersebut.

Sikap prihatin ini, disampaikan Agus Roni ketika ditanya sejumlah awak media ketika Verifikasi Paktual di internal partai, bertempat di Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasdem Kabupaten Merangin, Rabu (10/8).

” Saya prihatin, sangat prihatin terhadap laporan penipuan, penggelapan, yang masuk DPW yang dilakukan kader Partai Nasdem yang saat ini menduduki DPRD Merangin,” tegas Agus Roni.

Sejauh ini kata Agus Roni, laporan dari masayarakat terhadap tindak tanduk pelanggaran yang dilakukan kader Nasdem Mustakim sudah ditindak lanjuti, dan selanjutnya diserahkan ke Dewan Pimpinan Partai Pusat(DPP).

“Sekali lagi sebagai DPW, saya sangat menyayangkan sikap kader yang tidak selaras dengan pejalan dan cita-cita Partai,” tambah Agus Roni.

Lebih lanjut Agus Roni menegaskan, apapun pelanggaran yang dilakukan kader partai pihaknya akan meproses hal itu. Kader yang terlibat dipanggil untuk diminta keterangannya. Jika dalam pemanggilan, kuat usur pelanggaran pihaknya menjatuhkan sangsi, karena sudah menjadi aturan dari DPP.

” Partai Nasdem tidak, main-main bagi kader yang merusak nama partai. Jika kuat bukti sesuai aturan DPP kader tersebut, akan dipecat lansung dari partai,” tuntasnya.

Sementara, oknum DPRD, Mustakim sendiri tak tampak hadir, dalam acara tersebut. Informasinya, sejak laporan masuk ke Polres Merangin, kader Nasdem itu menghilang.

Ada lima nomor ponsel pribadinya, namun, kelima dihubungi satupun gak ada yang aktif.

 

(Agh)

Author

Related Articles

Back to Top