Bupati : Perlu Pengaturan Ulang Terkait Penempatan Tugas Bidan

Bupati : Perlu Pengaturan Ulang Terkait Penempatan Tugas Bidan

Pemerintahan

BANGKO – Luas wilayah dan jarak antar Desa serta Dusun di Kabupaten Merangin, masih menjadi kendala berarti bagi pelayanan kesehatan dari Bidan. Namun demikian, cakupan layanan bidan tersebut tentunya perlu penambahan bidan yang bertugas.

 

Hal ini diungkapkan Bupati Merangin H Al Haris ketika membuka Muscab IBI Cabang Merangin,Rabu(21/9) di aula kantor Bupati Merangin. Dijelaskan Bupati, secara umum kebutuhan tenaga bidan di Merangin masuk dalam kategori cukup. Hanya saja, ada dibeberapa daerah yang perlu penambahan tenaga bidan.

 

“Saat ini tinggal penataan dan sebaran tugas bidan saja yang perlu diatur ulang. Sebab ada desa yang luas dan dusun yang jaraknya jauh. Itu yang perlu penambahan tenaga bidan. Ini yang harus dilakukan oleh SKPD terkait,” jelas Bupati.

 

Terkait dengan profesionalisme bidan di Merangin, Bupati mengatakan bahwa pendidikan bidan yang ada di Merangin sudah memiliki standar sekolah yang terakreditasi di Poltekes Jambi. “Standar pendidikan sudah jelas, tinggal lagi ketika akan melayani masyarakat harus dikoordinir dan dibina. Terutama menghadapi kendala akses jalan yang belum baik, serta jarak pelayanan. Ini perlu kesungguhan dari bidan itu sendiri. Semua sudah standar D3,” ungkap Haris.

 

Melalui Muscab IBI Merangin ini, Bupati juga berharap agar para pengurus IBI untuk betul-betul membina anggota yang baru. Sehingga sebut Bupati, niat awal menjadi bidan tidak hanya sebagai gelar pendidikan, tetapi lebih serius dalam mengabdi ke masyarakat. “Terutama jika para bidan yang mendapatkan beasiswa tersebut ketika kembali ke desa masing-masing bisa mengabdi dengan baik ditengah masyarakat. Saya harap bidan tetap menjadi garda terdepan dari penyelamatan ibu dan bayi di Merangin ini,” pungkas Bupati. (agh)

Author

Related Articles

Back to Top